Dua Kandidat Mendaftar di NasDem Belu

Media Group: Zona Line News- ATAMBUA- Dari 12 partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Belu, baru terdapat satu parpol yang membuka pendaftaran, yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem). Partai pengusung semangat restorasi ini membuka pendaftaran bakal calon (balon) bupati pada Selasa (24/2) dan telah berakhir pada 3 Maret baru-baru ini. Hingga akhir penutupan pendaftaran, hanya ada dua kandidat yang mendaftar, yaitu dr. Falentinus Pareira dan Servas Manek.

Logo Nasdem

Logo Nasdem

Sekretaris DPC NasDem Kabupaten Belu Falens Pareira mengatakan hal ini kepada Wartawan di Atambua, Selasa 10 Maret 2015.

Pareira mengatakan pihaknya membuka pendaftaran balon bupati selama kurang lebih 10 hari yang ditujukan kepada semua masyarakat Kabupaten Belu. Dan, ternyata hanya dua kandidat yang mendaftarkan diri melalui pintu NaDem.

“Dari kedua kandidat yang mendaftar di NasDem, hanya dr. Falentinus Pareira yang mendaftar sekaligus dengan balon wakil bupatinya, yaitu Cyprianus Temu. Namun, berkas persyaratan keduanya dimasukkan secara terpisah. Yang mana Pak Falens masukkan berkas sebagai balon bupati dan Pak Cypri sebagai balon wabup,” sebutnya.

“Sedangkan, Pak Servas Manek hanya mendaftar sebagai balon bupati saja tanpa pendamping (balon wabup). Di sini jelas bahwa ada satu paket yang mendaftar di NasDem, yaitu dr. Falentinus Pareira dan Cyprianus Temu,” ungkapnya.

Dikemukakan Pareira, pihaknya hanya mempunyai kewenangan untuk melakukan penjaringan melalui pendaftaran balon bupati dan wabup sedangkan penetapannya dilakukan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) melalui survei.

“Setelah kita lakukan pendaftaran, kita kirim nama-nama ke DPP melalui DPW (Dewan Pengurus Wilayah) NasDem NTT. Dan, DPP akan kirim utusan ke sini (Belu) supaya survei tingkat popularitas, elektabilitas dan integritas moral para balon bupati dan wabup yang kita jaring itu. Selanjutnya, DPP akan tetapkan satu nama (paket) untuk didaftarkan di KPU setempat,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPD II Golkar Belu Epy Nahak mengatakan pihaknya hingga saat ini belum membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati bagi masyarakat karena masih menunggu petunjuk dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Golkar.

“Kalau sudah ada perintah dari DPP untuk buka pendaftaran, pasti kita akan buka. Tapi, saat ini, kita belum dapat perintah jadi belum bisa buka,” ringkasnya.

Sebelumnya, Ketua Divisi Pencalonan KPU Belu Mikhael Nahak juga mengatakan penyiapan tahapan pilkada Belu masih bergantung pada PKPU sehingga pihaknya belum bisa menyiapkan tahapan dan jadwal pelaksanaan pilkada.

“Tapi, kita sarankan agar sebelum gong pilkada ditabuh, para bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang berasal dari PNS, Polri, TNI, pejabat BUMN/BUMD siapkan terlebih dahulu pengunduran diri. Dengan begitu, ketika para bakal calon mendaftar diri di KPU, sudah sertakan surat keputusan (SK) pengunduran diri,” ucapnya.

Dikemukakan Nahak, KPU Belu juga sudah meminta rincian jumlah penduduk dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu untuk kepentingan verifikasi bakal calon kepala daerah dari pintu perseorangan.

“Total jumlah penduduk per semester dua yang kita dapat dari Pemkab sebanyak 217.665. Data ini kita gunakan untuk verifikasi para bakal calon dari pintu independen. Para bakal calon dari pintu independen harus kantongi dukungan 10% dari total jumlah penduduk yang,” urainya.

Selain itu, Nahak menyebutkan pihaknya juga akan meminta daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari Pemkab Belu untuk kemudian digunakan untuk melakukan pemutakhiran data melalui panitia pemungutan suara (PPS) masing-masing di tingkat desa.

Sebagai informasi, nama-nama bakal calon kepala daerah yang bakal bertarung dalam pilkada Belu di antaranya dr. Valens Pareira, Wilybrodus Lay, Apolinaris da Silva, Ansel Tallo, Robert Bere Laka, Januaria Awalde Berek, Yohanista Mesak, Anton Suri, Servas Manek, Vincent Loe, Norbert Andrada, dan lainnya. Dari beberapa nama disebut itu, dr. Valens Pareira sudah memiliki gandengan, yaitu Cyprianus Temu, Ketua Komisi I DPRD Belu saat ini. Sedangkan, kandidat lainnya hingga saat ini belum memiliki pasangan. (*David)