Fokus Pembagunan Kabupaten Kupang Ditujukan Kepada Desa

Zonalinenews – Oelamasi, Fokus pembangunan saat ini ditujukan kepada desa dengan pemberian anggaran yang besar untuk dikelola Pemerintah Desa guna meningkatkan kualitas pembangunan agar menjadi semakin baik.

Rapat Koordinasi Kabupaten Kupang

Rapat Koordinasi Kabupaten Kupang

“Seiring dengan dilaksanakannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dengan harapan masyarakat semakin terpacu untuk lebih mandiri dan berkembang kearah yang lebih baik. “Kata Bupati Kupang Ayub Titu Eki saat membuka rapat Koordinasi dan Evaluasi bagi Kepala Desa dan BPD Se-Kabupaten Kupang di Aula pertemuan Kantor Bupati Kupang Oelamasi, Selasa 31 Maret 2015 pukul 10.30 wita.

Rakor ini dihadiri oleh Forkompinda Kabupaten Kupang diantaranya Kajari Oelamasi Syahrir Harahap, Pejabat BPKP, Panitera Pengadilan Oelamasi, Kasdim 1604 Kupang, para Camat di 24 Kecamatan dan para Kepala Desa serta BPD dari 160 Desa Se-Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang Ayub Titu Eky pada kesempatan tersebut mengatakan, manfaatkan potensi yang ada di desa melalui perencanaan yang baik, berkualitas dan terarah sehingga pemanfaatan anggaran yang diberikan Pemerintah melalui Anggaran Dana Desa  (sesuai UU No.6 Tahun 2014) dapat memberikan implikasi bagi kemajuan pembangunan yang ada didesa sehingga mempercepat pembangunan dan membuat masyarakat semakin mandiri serta dapat keluar dari segala ketertinggalannya.

Lanjutnya, pemberian dana desa ini akan segera digelontorkan melalui kas daerah kabupaten, namun diberi tenggang waktu 7 hari untuk langsung dimasukan ke kas Desa. Terkait dengan adanya kekuatiran tidak terlaksananya pembangunan karena keengganan pihak desa yang takut menggunakan uang atau salah gunakan uang.

Dikatakan,  tidak akan terjadi kesalahan pengelolaan, jika pihak desa membuat perencanaan yang baik, secara tertulis, dan dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan mekanisme Juknis-Junklak yang ada.

“Manfaatkan dengan perencanaan yang baik, lihat potensi desa dan kembangkan, pasti ada hasil yang baik kita peroleh, “ujar Ayub.

Ia menegaskan, para Kepala Desa agar mempersiapkan perencanaan yang matang melalui RPJM Desa agar anggaran yang digunakan nantinya benar – benar tepat sasaran sesuai dengan perencanaan. Ia juga berharap  Pemerintah desa dibawah komado Para Kades agar membangun komunikasi yang baik dengan perangkat desa lainnya seperti BPD agar membuat perencanaan yang mengakomodir kebutuhan masyarakat banyak. “Uang yang diberikan di desa menjadi modal penting yang dipakai untuk membawa masyarakat keluar dari ketertinggalan, namun harus dibuktikan dengan fakta real pembangunan, “pinta Ayub. (*hayer)