Gembong Curanmor ditangkap di Belu

ZONA LINE NEWS- ATAMBUA- Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Belu berhasil mengamankan gembong pencurian sepeda motor (curanmor). Keempat pelaku curanmor itu ditangkap di wilayah Halikelen, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu,  perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Para pelaku curanmor itu ditangkap di wilayah Halikelen, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu

Para pelaku curanmor itu ditangkap di wilayah Halikelen, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu

Keempat pelaku curanmor itu, Horak alias Damar warga Halikelen, Arsenio Bosa Coreia, Pedro Da Costa dan Leonardus Bau. Selain itu tim Reskrim  juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 unit sepeda motor serta alat yang digunakan untuk mencuri sepeda motor pisau dan Hand phone.

Kepala Kepolisian Resort Belu Belu, AKBP Raja Sinambela menyampaikan hal itu kepada wartawan Sabtu 7 Mater2015 di Polres Belu.

Menurut Raja, penangkapan sindikat pencurian motor itu berdasarkan laporan yang diterima Polres, bahwa ada kehilangan satu unit sepeda motor jenis Satria FU dari sebuah rumah pemilik motor di wilayah Boas. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Reskrim Polres langsung dikerahkan ke jalur Halikelen untuk mencegah pelaku.

“Pelaku Horak alias Damar kita ditangkap tadi pagi jam 07.00 wita. Sebelumnya, saat ditahan pelaku langsung melarikan diri dan anggota kita sempat tembak dengan tima panas di bagian kaki,” ungkap dia.

Melihat pelaku melarikan diri, Tim pun langsung menyusuri lokasi untuk mencari keberadaannya. Dengan bantuan warga setempat, pelaku Horak berhasil ditangkap di sebuah pondok dalam perkebunan warga. Jelas Raja, saat yang bersamaan, ketiga pelaku lain, yang juga merupakan komplotan curanmor menyusul mengikuti jejak Horak sehingga berhasil ditangkap.

“Pelaku Horak sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit Atambua. Tiga pelaku yang ikut ditangkap ini penadah curanmor. Komplotan curanmor ini sudah menjadi target operasi kita sejak lama. Para pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polres,” kata Raja.

Terkait itu, Raja menghimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan motor. Diharapkan, agar saat memarkir motor baik di rumah maupun luar harus dipastikan dengan mengunci setir motor. (*David)