Istri Obaja Mangaku Tidak Diperbolehkan Melihat Bekas Luka Suaminya

Media Group – Zonalinenews – Kupang , Yuliana Koro Uly istri almarhum Bripka Anumerta Obaja Nakmofa, anggota Buser Polres Kupang Kota yang diajukan oleh Niko Ke Lomi Kuasa Hukum terdakwa Mathinus Omenu alias Topan terdakwa dalam kasus pembunuhan anggota Buser Polres Kupang Kota,almarhum Bripka Anumerta Obaja Nakmofa sebagai saksi di PN kelas I A Kupang,senin 23 Maret 2015.

Rekonstruksi obaja (foto Tribunnews)

Rekonstruksi obaja (foto Tribunnews)

Saksi Mengaku, bahwa dirinya sebagai isteri sah dari korban tidak pernah di perlihatkan bekas luka oleh pihak kepolisian ketika korban dinyatakan telah meninggal.
Selain itu, kata saksi bukan dirinya saja yang tidak diperboleh untuk melihat bekas luka oleh pihak kepolisian namun pihak keluarga korban juga tidak pernah diijinkan untuk melihat bekas luka yang dialami korban.

“Saya tidak diijinkan untuk melihat luka suami saya, bukan saya saja keluarga suami saya saja tidak pernah diijinkanuntuk melihat bekas luka yang dialami suami saya sampai meninggal,”katanya.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan itu dipimpin Majelis Hakim , Ahcmad Lakoni.Turut hadir jaksa penuntut umum (JPU) , Wisnus Wardana, sedangkan terdakwa didampingi kuasa Hukumnya , Niko Ke Lomi.

Dikisahkan saksi, awalnya dirinya diberi tahu bahwa korban meninggal akibat kecelakaan ketika korban hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) disalah satu Pertamina di Kupang.Setelah itu dirinya hanya diminta untuk melihat korban ke rumah sakit tanpa dikatakan sebenarnya yang terjadi pada korban.

Menurut saksi ,dalam kasus itu terdapat hal yang ganjil dimana dirinya beserta keluarga besar korban tidak pernah diberitahukan mengenai hasil outopsi terhadap korban.
Hasil outopsi terhadap korban hingga saat ini tidak diberikan kepada keluarga korban bahkan dirinya sebagai istri korban.

Dijelaskan saksi , dirinya dan keluarga tidak pernah diijinkan polisi untuk melihat luka yang dialami korban.ketika jazad korban dibawah ke rumah duka, jazad korban sudah dimandikan dan sudah di pakaikan pakaian yang rapi dan keluarga dilarang untuk melihat luka itu hanya sebatas wajah korban.

Kami tidak pernah terima hasil outopsi suami saya.saya merasa ganjil saja dengan kasus itu.seharusnya hasil outopsi kami harus lihat tapi ini tidak,”katanya. (*Sari)