KASUS BLOKADE BANDARA TURELELO, JPU HADIRKAN TIGA SAKSI DARI BANDARA ELTARI KUPANG

ZONALINENWES, BAJAWA, -Sidang perkara lanjutan Kasus Blokade Bandara Turelelo Soa Kabupaten Ngada Flores kembali digelar di Pengadilan Negeri Bajawa, Senin 23 Maret 2015.  Dalam persidangan kali ini Tim Jaksa Penuntut Umum kembali hadirkan tiga orang saksi dari Kupang diantaranya Petugas Air Trafic Controller Bandara El-tari Kupang, Supervisor Airnav Distric Kupang serta satu saksi lainnya dari BMKG Kupang.

SUPERVISOR AIRNAV DISTRIC KUPANG  ROSWITA

SUPERVISOR AIRNAV DISTRIC KUPANG ROSWITA

Dalam keterangan pesidangan Supervisor Airnav Distric Kupang, Roswita menyatakan berdasarkan catatan yang dimiliki pihaknya pada hari kejadian (21 Desember 2013) Pesawat Merpati kembali landing di Bandara El-Tari Kupang setelah gagal mendarat di Bandara Turelelo Soa Kabupaten Ngada. Keterangan ini dibenarkan pihak Penjaga Menara Tower Bandara El-Tari Kupang.

“Berdasarkan catatan yang kami miliki, pada hari itu Pesawat Merpati tujuan Bajawa return to base atau kembali mendarat di Bandara Eltari Kupang tanpa landing di Bajawa, ”ungkap Supervisor Airnav Distric Kupang, Roswita.

Sementara menurut Petugas Air Trafic Controller Bandara El-tari Kupang, Zulkarnaen, saat kejadian tanggal 21 Desember 2013`silam pesawat Merpati tujuan penerbangan Bandara Eltari Kupang tujuan Banadara Turelelo Bajawa Kabupaten Ngada terpaksa kembali ke Bandara Eltari Kota Kupang tanpa landing di Ngada karena di Bandara Turelelo Soa terjadi penghadangan atau pemblokiran oleh sekelompok orang.

Persidangan 23 Maret 2015 berjalan kondusif. Sementaraitu menurut keterangan saksi dari BMKG, pada hari kejadian 21 Desember 2013 cuaca zona penerbangan di Kota Kupang dan sekitarnya cukup cerah atau tidak ada gangguan cuaca apapun. Sidang akan kembali dilanjutkan tanggal 30 Maret 2015. (*wrn)