Kasus Rujab Bupati Kupang, Kejati NTT Tunggu Hasil PNK

ZONALINENEWS, KUPANG – Proyek pembangunan tiga unit rumah jabatan (rujab) bupati, wakil bupati dan sekda Kabupaten Kupang TA 2012 dan 2013, sedang dalam penyelidikan aparat Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT).

Jhon W Purba

Jhon W Purba

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, John W Purba ketika dihubungi wartawan, Kamis 26 Maret 2015 mengatakan sejauh ini kasus itu sedang dalam penyilidikan oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Dijelaskan Purba, secara kasat mata dirinya mengakui bahwa pembangunan rumah jabatan itu bagus dan terlihat megah. Namun tim penyidik Kejati NTT bukanlah ahli yang bisa menilai bahwa bangunan itu bagus namun ahli yang menilai apakah itu bagus atau tidak.

“ Saat ini sedang dalami kasus itu. Pembangunannya ada dan bagus kalau lihat secara kasat mata. Tapi kami bukan ahli yang bisa menilai harus ahli yang menilai, “ katanya.

Untuk itu, kata Purba, saat ini tim penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) telah meminta ahli dari Politeknik Negeri Kupang (PNK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap bangunan tersebut untuk diketahui kualitas dari bangunan tersebut. Dalam kasus itu, anggaran yang direncanakan untuk pembangunan tiga unit rujab itu sebesar Rp 10 miliar lebih.

Tapi dari perkembangan fisik yang ada, dana yang terserap sekitar Rp 5 miliar. Saat ini, lanjut Purba, tim pemeriksa dari Politeknik Negeri Undana Kupang, sudah memeriksa fisik proyek itu. Hasil pemeriksaan sudah diserahkan kepada tim jaksa di Kejati NTT untuk dilihat kembali.

Untuk diketahui tiga unit rumah jabatan (Rujab) yang dibangun untuk Bupati Kupang, Wakil Bupati Kupang dan Sekda Kupang, sejak tahun 2012 lalu hingga sekarang dibiarkan terlantar dan mubazir. Bahkan terkesan seperti ‘rumah hantu’. (*vyena)