Kejari Kupang Kantongi Nama TSK BSPS Rp 1, 8 Miliar

Zonalinenews- KUPANG, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang, kini sedang melakukan penyilidikan terkait proyek Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2012 senilai Rp 1, 8 miliar di Kota Kupang. Kasi Pidsus Kejari Kupang, Tedjo L Sunarno kepada wartawan, Senin 09 Maret 2015 mengatakan saat ini tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang menyelidiki proyek Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Kupang tahun 2012 karena terindikasi beraroma korupsi. Proyek ini menelan dana Rp 1,8 miliar.

Kasi Pidsus Kejari Kupang, Tedjo L Sunarno

Kasi Pidsus Kejari Kupang, Tedjo L Sunarno

Menurutnya, saat ini tim penyidik sedang mengumpulkan bahan dan data (puldata) dalam proyek pembangunan rumah di Kota Kupang tahun 2012, dengan nomenklatur BSPS yang dibangun pemerintah.

“ Sasaran proyek ini di Kota Kupang, yakni Kelurahan Sikumana dan Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Dalam penyelidikan, penyidik telah menemukan indikasi korupsi, “ kata Tedjo.

Ditanya kapan proses penyelidikan rampung, Tedjo mengaku, jika tidak ada hambatan, dalam minggu ini tim penyidik akan menaikan menaikan status kasus dugaan korupsi itu dari penyilidikan menjadi penyidikan dimana dalam kasus itu, Kejari Kupang telah mengantongi nama-nama tsk dalam kasus itu.. Menurut Tedjo, penyelidikan dalam pekan ini segera rampung dan setelah itu, Kejari Kupang akan melakukan ekspos atau gelar untuk menentukan apakah kasus ini sudah bisa dinaikan statusnya ke penyidikan atau belum. Tedjo menegaskan dalam kasus dugaan korupsi BSPS tahun 2012 senilai Rp 1, 8 miliar ini, tim penyidik tengah mengantongi nama-nama tsk dalam kasus itu. “Tim penyidik telah mengantongi nama-nama tersangka (tsk) dalam kasus itu, pekan ini statusnya dari Lid menjadi Dik dan langsung penetuan tsk, “ ungkap Tedjo. (*dya)