Komandan AU Rencana Bentuk Pansus Cekal TKI Ilegal

ZONALINENEWS- KUPANG,– Dalam rangka upaya membantu pemerintah untuk menangani masalah perdagangan manusia (human trafficking) dan mencekal para Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) ilegal melalui jalur udara, pihak Lanud Eltari berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) anti trafficking. Hal ini perlu dilakukan karena selama ini peran dan intervensi pemerintah dalam menangani persoalan human trafficking masih jauh dari yang diharapkan. Selain itu, hal ini perlu dilakukan untuk mencegah pendiskreditan terhadap pihak TNI AU.

komandan AU El Tari Kupang Kapten Andi Wijaya

komandan AU El Tari Kupang Kapten Andi Wijaya

“Kami sudah ada gugus tugas, namun gugus tugas tersebut belum bekerja optimal. Olehnya dibutuhkan sinergi pemerintah. Jika diperlukan saya berencana membentuk pansus untuk menanggulangi persoalan ini karena bandara udara merupakan objek vital”. Demikian disampaikan Komandan TNI AU Eltari NTT, Kolonel PNB. Andi Wijaya, dalam diskusi sehari dengan tema ide solusi dalam menangani persoalan human trafficking di ruangan viproom Lanud, Rabu 11 Maret 2015.

Andy menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir, pihaknya berhasil mencekal CTKI ilegal sebanyak 212 orang. Diantara CTKI tersebut, yang paling banyak berasal dari kabupaten Malaka serta kabupaten TTS.

Hal ini membuktikan bahwa tingkat pemahaman masyarakat  desa  mengenai ketenagakerjaan masih minim. Olehnya, dibutuhkan peran pemerintah juga LSM yang bergerak dibidang kemanusiaan.

“Bukan CTKI yang bodoh tetapi ada pembodohan yang dilakukan oleh para mafia. Karena hampir setiap hari ada CTKI ilegal yang ditahan anggota saya, dan pihak Lanud tidak pernah melarang untuk mencari kerja di luar negeri, tetapi harus sesuai prosedur,” ucap Andy.

Menurut Andy, faktor kemiskinan serta pengangguran bukan menjadi suatu kelemahan. Namun, merupakan sebuah potensi yang harus segera ditangani oleh pemerintah. Karena menurut Andy, selama ini penanganan persoalan human trafficking belum maksimal.

“TKI itu dijuluki pahlawan devisa tetapi kenapa NTT sebagai pengirim TKI terbesar tidak bisa maju. Hal ini karena pengiriman TKI dari NTT kebanyakan menempuh jalur ilegal,” ungkapnya.

Terkait keterlibatan anggota TNI AU serta pihak angkasa pura, dirinya menyatakan, akan menindak tegas anggotanya jika terbukti kuat terlibat meloloskan calon TKI ilegal melalui jalur udara.

“Jika angota saya terbukti terlibat, saya tidak segan-segan menindak tegas. Jika ada masyarakat yang punya informasi keterlibatan anggota TNI AU, diharapkan segera melapor kepihaknya,” pungkasnya. (*amar)