Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Pembunuhan Paulus Usnaat

ZONALINENEWS, KEFAMENANU- Sidang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kefamenanu menjatuhkan putusan sela terhadap eksepsi atau keberatan Penasihat Hukum terdakwa Emanuel Talan dan Terdakwa Baltasar Talan.

Terdakwa Emanuel Talan, saat digiring keluar dari ruang tahanan  menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Kefamenanu

Terdakwa Emanuel Talan, saat digiring keluar dari ruang tahanan menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Kefamenanu

Sidang yang digelar Senin 16 Maret 2015 dipimpin Ketua Majelis Hakim Darminto Hutasoit, didampingi Hakim Anggota Hendrywanto MK Pello dan Wawan Edi Prastiyo, mengatakan eksepsi dari Penasihat Hukum kedua terdakwa tidak diterima.

Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah memenuhi syarat sehingga dapat diterima sebagai dasar pemeriksaan dalam perkara ini sehingga memerintahkan Penuntut Umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Emanuel Talan dan Terdakwa Baltasar Talan dan menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir.

Usai sidang Pejabat Humas PN Kefamenanu, Wawan Edi Prastiyo menjelaskan eksepsi Penasihat Hukum kedua terdakwa tidak diterima, sehingga pemeriksaan atas perkara tersebut dilanjutkan dengan pembuktian yakni pemeriksaan saksi, barang bukti dan terdakwa.

Menurut Wawan, sidang dengan agenda pembuktian akan dilanjutkan pada hari Senin 23 Maret 2015 mendatang.

Pantauan media ini sidang putusan sela pembunuhan Paulus Usnaat, dipenuhi pengunjung termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kahono, SH, yang duduk di kursi pengunjung deretan paling depan, hingga sidang ditutup Hakim Ketua Darminto Hutasoit.

Sementara Pejabat Humas PN Kefamenanu, Wawan Edi Prastiyo menuturkan kehadiran Kajari Kefamenanu dalam sidang tidak perlu ditafsirkan macam-macam, sebab kehadirannya untuk memantau kinerja bawahannya.

“Kehadiran Pak Kajari dalam sidang sama dengan pengunjung sidang yang lainnya sehingga tidak perlu disalah tafsir”,jelas Wawan

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Darminto Hutasoit, didampingi Hakim Anggota Hendrywanto MK Pello dan Wawan Edi Prastiyo, sementara dari  Jaksa Penuntun Umum (JPU) Agusto Dani Salmon, Jonathan S. Limbongan Kuasa Hukum terdakwa Adrianus Magnus Kobesi. (*Jo)