Masyarakat Desa Benteng Tawa Penasaran Gunakan Listrik

ZONALINENEWS-NGADA,- Masyarakat Desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada sangat merindukan jaringan PLN. Pasalnya Jaringan di Riung hanya sampai di desa Uluwae, Kecamatan Bajawa Utara. Berdasarkan pantauan media ini Senin, 02 Maret 2015 benar adanya. Bahwa jaringan PLN Ranting Bajawa sudah sampai di perbatasan wilayah dua desa tersebut. ”Kami masyarakat kecil sangat rindu dengan jaringan listrik jenis PLN. Kami masyarakat desa benteng tawa setiap malam hanya diterangi dengan lampu ‘ Sehen’ (Super Hemat Energi). Cas di siang hari, terang di malam hari. Ada juga masyarakat yang masih gunakan lampu minyak (pelita), belum dapat lampu sehen. Ada sebagian kecil yang gunakan generator yang hanya terang dari pukul 18.00-20.00 Wita. Setelah itu padam lagi.

Rumah seorang warga dusun damu pada malam hari yang ditrangi listrik generator

Rumah seorang warga dusun damu pada malam hari yang ditrangi listrik generator

Dengan alasan hemat BBM karena harga solar di desa Benteng Tawa Rp 9000,00 per liter. Bensin Rp 15 000,00 per liter. Kalau dengan PLN , selain untuk penerangan, masyarakat juga bisa akses hiburan dan informasi melalui TV”, beber seorang warga yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Pendapat lain juga datang dari Kepala RT di Dusun Damu, Eman Sungga. Menurutnya, terkait dengan PLN Ranting Bajawa yang hanya sampai diperbatasan desa, bukan berarti tidak dilanjutkan ke desa Benteng Tawa. ”Bukan berarti mentok saja di Uluwae. Mungkin saja kekurangan dana. Mungkin juga tunggu iuran bulanan lampu sehen yang kita gunakan setiap malam,” jelasnya demikian.

Selain dari komentar warga, media ini sempat mendapatkan informasi di masyarakat bahwa PLN akan masuk ke desa Benteng Tawa asalkan iuran lampu sehen segera dibayar. Bahkan di desa Uluwae hingga saat ini, arus listrik belum semua dialirkan ke rumah-rumah warga. Hanya karena biaya meteran sangat mahal.(*intan)