Oknum Anggota Polisi Larantuka Tabrak Korban Hingga Meninggal

ZONA LINE NEWS, LARANTUKA- Salah seorang warga Lewolera, kelurahan Lewolere, Kecamatan Larantuka, Lodovikus Gege Hadjon, , Kabupaten Flores Timur (Flotim), Sabtu 28 Fberuri 2015 ditabrak kendaraan roda dua yang dikendarai anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Kepolisian Resor Flores Timur (Polres Flotim). Korban Lakalantas, Lodovikus Gege Hadjon yang setelah kecelakaan dilarikan ke rumah sakit, akhirnya meninggal di RSUD dr Hendrik Fernandez Larantuka pada Minggu 1 Maret 2014 sekitar pukul 10.00 wita.

Lokasi tabrakan  Maut

Lokasi tabrakan Maut

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Flotim Iptu Erna Romakia mewakili Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Flotim AKBP Dewa Putu Gede Artha, ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Minggu (1/3) petang membenarkan terjadi kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 17.55 wita tepatnya di depan Bengkel Rahayu dengan pelaku Anggota Polantas Polres Flotim, Brigpol Muhamad Imran (33).

Erna Romakia mengatakan peristiwa itu berawal pelaku yang mengendarai kendaraannya dari arah Weri menuju Larantuka dengan kecepatan tinggi lalu menabrak pejalan kaki Lodovikus GG Hadjon, warga Lewolere, Kelurahan Lewolere yang sedang menyebrang dari arah kiri badan jalan ke kanan. Pelaku Lakalantas tersebut saat ini sudah ditahan dan sedang menjalani proses penyelidikan di Mapolres Flotim.

“Pelaku Bripol Muhamad Imran langsung diamankan Sabtu, 28 Februari 2015. Surat Perintah Penahanan (SPH) sudah dikeluarkan dan sudah ditahan. Pelaku secara hukum diperlakukan sama, karena melakukan tindakan pidana umum yaitu Lakalantas. Pelaku menjalani 2 proses sidang. Pertama, sidang disiplin dan kedua sidang di Pengadilan umum,” katanya.

Erna Romakia mengatakan peristiwa Lakalantas itu terjadi di jalan umum, dimana pelaku dengan kendaraan roda dua Yamaha Vixon dari arah Weri menuju Larantuka. Di tempat kejadian, sekitar pukul 17. 55 wita, korban menyebrang dari badan jalan bagian kiri ke kanan jalan lalu tertabrak oleh pelaku. Korban lalu dilarikan ke RSUD Larantuka dan meninggal dunia pada Minggu (1/3) sekitar pukul 10 wita.

“Pelaku dan beberapa anggota Lantas lainnya sedang bertugas melakukan operasi Lalulintas di Weri dipimpin oleh Kasat Lantas. Setelah selesai dan arah pulang, pelaku masih dari belakang dan terjadi kecelakaan di lokasi kejadian. Pelaku menggunakan motor Yahama Vixon warga hitam No Pol DH 2464 HT dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Menjawab wartawan, terkait adanya amukan masa yang menyebabkan Pos Polisi Lalu Lintas (Pos Pol Lantas) di Jalan Yoachim B.L De Rosari atau di pertigaan kawasan pertokoan Larantuka rusak, Erna Romakia mengatakan, akibat kecelakaan dan korban meninggal pada Minggu (1/3). Saat iring-iringan mengantar jenasa korban dari RSUD Larantuka menuju rumah duka, sekelompok orang dari iring-iringan merasa tidak puas mencari pelaku dan merusak Pos Pol Lantas di kawasan pertokoan tersebut.

“Pos Pol Lantas di kawasan pertokoan Larantuka rusak, karena amukan sekelompok orang dalam iring-iringan membawa jenasah ke rumah duka. Mereka merasa tidak puas dan mencari pelaku. Mereka lalu merusak Pos Pol Lantas itu,” katanya.

Pantauan wartawan, Minggu (1/3) sore, di sekitar pertokoan tepatnya di sekitar pintu keluar masuk pelabuhan atau di belakang Patung Herman Fernandez, Pos Pol Lantas yang selama ini menjadi tempat jaga Polantas dirusak masa. (*polce)