PDIP Flotim Sepakat usul Anton Hadjon calon tunggal Bupati

ZONA LINE NEWS, LARANTUKA- Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDIP Flores Timur yang bertempat di Aula Koperasi Sinar saron pada sabtu (21/03) yang dihadiri ketua DPP PDIP Frans Leburaya berlangsung alot dan tegang. Pasalnya para pengurus partai anak ranting sekecamatan Flotim bersepakat untuk mendorong ketua PAC PDIP Anton Hadjon untuk menjadi calon tuggal dari PDIP Flotim pada pemilihan kepala daerah pada tahun 2017 mendatang.

Ketua DPC Flotim Anton Hadjon

Ketua DPC Flotim Anton Hadjon

Pernyataan dukungan ini berlangsung ketika usul saran dan tanya jawab. Ketua ranting dari kecamatan Titehena dalam usulannya yang ditujukan langsung kepada ketua DPP PDI Perjuangan Propinsi NTT, Frans leburaya menuturkan,pengurus ranting PDIP dari kecamatan Titehena mengusulkan ketua DPC PDI Perjuangan Anton Hadjon yang merupakan wakil ketua DPRD Flotim periode 2015-2019 untuk menjadi calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah Flotim mendatang.

Setelah usul saran dari pengurus ranting dari kecamatan Titehena diikuti oleh ketua Pengurus ranting lainnya yang menyuarakan hal yang sama yakni mengusulkan agara Anggota DPRD 2 peroide ini dicalonkan dari PDIP menjadi calon tunggul.

Para pengurus partai juga mengkeritisi penetapan bakal calon dari PDI Perjuangan harus dari kader partai. Jangan menetapkan calon bupati dari luar partai. Bahkan pengurus mengancam jika ketua PAC PDI Perjuangan tidak ditetapkan menjadi calon tunggal pada hajatan mendatang maka akan memili untuk tidak bekerja, hal ini dilakukan semata-mata untuk sebagai bentuk mosi tidak puasnya kepada pengurus DPP.

Menanggapi usulan dari semua pengurus ranting PDI Perjuangan sekabupaten Flores Timur, Ketua DPP PDI Perjuangan Frans leburaya menuturkan, “silakan berproses dan kembali kepada semua pengurus partai yang ada di Flores Timur. Pada prinsipnya pada pemilukada yang akan datang akan diutamakan calon dari pengurus partai bukan dari Luar partai. Maka jika ingin menang maka bekerjalah mulai sekarang. Jangan menunggu hajatan politik mendekat baru bekerja,” Tegas Leburaya.

Pada kesemptan yang sama ketua PAC PDI Perjuangan Anton Hajon menuturkan, sebagai kader partai tentunya selalu siap jika amanah dan kepercayaan dari pengurus ranting mendorong untuk menjadi salah satu calon tunggal dari PDI Perjuangan. Namun dengan kemauan pengurus partai tentunya diimbangi dengan kerja keras dilapangan. “ Sebagai kader partai tentunya selalu tunduk kepada keputusan partai. Apalagi menyangkut kepentingan masyarakat. Jika kemauan para pengurus ranting dan anak ranting ingin adanya calon tunggal dari PDI perjuangan tentunya diimbangi dengan kerja keras. Saya juga bersedia untuk maju pada pertarungan pemilihan kepala daerah pada 2017 mendatang, apabila para pengurus partai bekerja dengan serius. Katanya lagi, Kemauan dari para pengurus partai adalah mendorng agar PDI perjuangan pada 2017 mendatang memiliki calon tunggal, dan itu merupakan kemauan dari pengurus partai. Maka sebagai kader partai saya menyatakan siap untuk maju bertarung pada pemilihan ini. Karena ini merupakan kepercayaan dari masyarakat melalui PDI Perjuanga, “jelas Anton. (Atakey)