Polresta Kupang Berhasil Bekuk Pelaku Pemukulan Didepan Hotel Silvia

ZONALINENEWS – KUPANG, Polres Kupang Kota (Polresata) berhasil bekuk pelaku kasus pelemparan yang beberapa waktu lalu di depan SPBU dan Hotel Silvia Kelurahan Naikoten I Kota Kupang, Senin 23 Maret 2015 pukul 7.00 wita.

Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin

Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin

“Pelaku dengan inisial K 30 tahun ditangkap  di Kelurahan Naikoten I berdasarkan laporan salah satu saksi mata yang melihat kejadian tersebut, “kata Kapolres Kupang AKBP Musni Arifin kepada wartawan di Polresta Kupang, Senin 23 Maret 2015 pukul 23.30 wita.

Dikatakan, pelaku kesehariannya sering melakukan pemalakan terhadap mobil Pick Up yang mengangkut penumpang yang hendak berjualan dipasar Kasih Kota Kupang. Lanjutnya, sebelum kejadian pada, Kamis 19 Maret 2015 dini hari  ini pelaku K pada Sabtu 14 Maret 2015 lalu, melakukan pemalakan terhadap mobil tersebut tetapi, sopir tersebut melarikan mobil sehingga tidak memberi uang kepada pekaku K.

“Sebelum kejadian pelaku sudah melakukan pemalakan terdahulu terhadap sopir tersebut dan sopir tidak membarikan uang tetapi langsung menancap gas mobil untuk menghindari pemelakan. Karena kesal sopir tersebut tidak membarikan uang menjelang beberapa hari kemudian pelaku K yang bersama temannya,  yang terdiri dari dua kelompok diduga sedang melakukan pesta miras melakukan pelempara terhadap mobil tersebut, dan terdegar lemparan dan sopir tersebut melontarkan kata makian sehingga teman – teman tersangka K yang berada di posisi depan lansung menghalang mobil. pada saat pelaku K melakukan pemukulan yang ditujukan kepada sopir, melihat gelagat itu sopir langsung melarikan mobil, untuk menghindar pemukulan pekalaku yang menggunakan batu sehingga bukan sopir tersebut yang terkena pukulan tetapi penumpang Yunus Ken Lopo yang sedang duduk dibelakang , dan pukulan pelaku terkena di kepala korban hingga tewas ditempat, “katanya.

Saat ini pelaku K kata Musni dijadikan tersangka karena dari keterangan dari sopil mobil tersebut yang sangat mengenali pelaku saat kejadian itu. Diduga kasus ini berentetan dengan beberapa kasus yang lain sehingga pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus tersebut, karena diduga masih ada dua tersangka lainnya lagi.

“Kasus ini murni kasus pemukulan bukan kasus penembakan karena jarak pukulan tersangka K dengan mobil tersebut  hanya kurang lebih satu meter, “jelasnya. (*sary)