PT. BN Citra Mandiri Diduga Tipu CTKI

ZONALINENEWS- KUPANG,-  PT. Citra Mandiri salah satu Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang beralamat di Kelurahan Liliba, diduga menipu beberapa calon tenaga kerja yang hendak diberangkatkan ke Malaysia. Pasalnya, saat direkrut, pihak PT menjanjikan akan memberikan uang saku sebesar Rp. 3 juta. Namun, hingga kini para calon tenaga kerja tersebut hanya diberikan setengah dari yang dijanjikan.

Calon TKI f Dari belu yang berhasil digagalkan keberangkatan oleh TNI AU Kupang Januari 2015

Calon TKI f Dari belu yang berhasil digagalkan keberangkatan oleh TNI AU Kupang Januari 2015

Selain itu, pihak PT juga berjanji akan segera mengirimkan para TKW ke Jakarta untuk mendapatkan pelatihan, namun hingga kini para TKW tersebut belum diberangkatkan.

Salah satu calon TKW, Megarati Niti (29) asal Amarasi Timur melalui calon suaminya, Robert Taku, kepada wartawan, Jumat 27 Februari 2015 mengatakan, saat direkrut oleh petugas lapangan di kampungnya, dirinya dijanjikan untuk diberikan uang saku sebesar Rp. 3 juta, namun faktanya pihak PT hanya membayar setengah dari yang telah dijanjikan. Selain itu, lanjut Robert, hingga saat ini para TKW itu belum diberangkatkan.

Robert menjelaskan, calon isterinya tersebut juga mengaku bahwa, pihak PT melarang dirinya untuk memberikan informasi alamat PT yang merekrutnya kepada siapapun termasu keluarga. Bahkan dirinya pun dilarang menemui tunangannya tersebut.

“Dia itu tunangan saya, sudah sah secara adat dan dia berangkat tanpa ijin saya. Kami dua berhubungan lewat Hand Phone (HP). Tunangan saya mengaku kalau pake hp juga harus sembunyi-sembunyi, kalau tidak penjaga marah. Dia juga bilang waktu mereka rekrut dia mereka janji uang saku tiga juta, tetapi mereka hanya kasih satu juta lima ratus saja. Mereka juga larang dia jangan kasihtau alamat PT kepada siapa saja,” ungkap Robert.

Robert mengisahkan, dirinya sama sekali tidak diberikan informasi jika calon isterinya sudah direkrut oleh PJTKI dan hendak diberangkatkan. Saat dirinya mengubungi calon isterinya dan menanyakan dimana kekasihnya itu berada, dirinya mendapatkan jawaban bahwa diriya berada di Kupang dan mengatakan bahwa dirinya dilarang oleh petugas PT untuk tidak boleh memberitahu siapa saja tentang nama PT dan alamat PT yang merekrutnya. “Saya sampai paksa tunangan saya untuk beritahu alamat dan nama PT yang merekrutnya, namun dia tetap tidak mau omong,” tuturnya.

Sementara itu, kepala cabang PT. Citra Mandri, yang di hubungi pertelepon, Jumat  27 Februari 2015, menepis semua tudingan itu.

Menurut kepala cabang yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, calon TKW tersebut direkrut atas persetujuan orangtua kandungnya. Sehingga selain orangtuanya kami melarang untuk menemuinya. “Semua dokumennya ada dan sudah ditandatangani orangtuanya,” tegasnya.

Terkait uang saku yang dijanjikan, dirinya mengatakan, hal tersebut bukan menjadi kewenangan PT melainkan kewenangan oknum yang merekrut dengan calon TKW tersebut.

Dirinya juga berjanji akan mengembalikan calon TKW tersebut ke orangtuangya guna menyelesaikan polemik tersebut. (*amar)