Pungut Biaya Pengurus Gapoktani diprotes Warga Benteng Tawa

Zonalinenews-Ngada,- Di tengah maraknya pembentukan kelompok tani. Pengurus Gapoktani Desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada diprotes warga karena memungut biaya sebesar sepuluh ribu rupiah per anggota dalam satu kelompok tani. Pengurus Gapoktani, Hendrikus Kenge, ketika rapat bersama anggota kelompok tani Tiku Talo Kamis, 26 Febrauri 2015 di rumah salah seorang warga mematok biaya pendaftaran kelompok sebesar sepuluh ribu rupiah per anggota.

Ibu-ibu Tani sedang memotong padi di hamparan sawah Panondiwal

Ibu-ibu Tani sedang memotong padi di hamparan sawah Panondiwal

”Syarat untuk pendaftaran sebuah kelompok ke Gapoktani adalah setiap anggota dalam kelompok harus masukan uang ke Gapoktani sebesar sepuluh ribu rupiah. Kalau ketentuan ini tidak dipatuhi, saya sebagai pengurus Gapoktan Desa Benteng Tawa juga tidak paksa,” tegasnya demikian.

Informasi terkait dengan aturan pendaftaran tersebut langsung terdengar anggota kelompok lain yang belum ia kunjungi. Sebab, biaya pendaftaran tersebut sangat mahal. Ketentuan tersebut bukannya berdasarkan kelompok, tapi berdasarkan jumlah anggota dalam kelompok. Setiap kelompok berat menerima ketentuan tersebut. Ketua kelompok tani Tiku Talo pada saat rapat sempat bertanya kepadanya, apakah ketentuan tersebut berdasarkan aturan Gapoktani atau tidak. Sebab pada saat Musrenbangdes , tidak dibahas terkait aturan yang ada. Yang dibahas hanya evaluasi dana Gapoktan? ….Kenge menjawab bahwa ada aturan.

Penjelasan tentang aturan Gapoktan tidak sempat dibeberkan kepada anggota kelompok tani Tiku Talo. Dirinya langsung menjelaskan syarat-syarat yang lain. Kelompok lain yang mendengar ketentuan tersebut langsung menolaknya. Seperti yang dikatakan Edu Melang, anggota kelompok Mani Moghas. ”Kalau kebijakan itu demikian, kami dari kelompok minta berkas aturan tertulis. Sehingga, aturan tersebut menjadi pedoman bagi kami di kelompok. Dan kedepannya dalam hubungan dengan Gapoktan, bisa dijalankan dan dipertanggungjawabkan,”demikian pintanya.(*intan)