Redymix Milik CV. Piala Jaya Di Kabupaten Kupang Tanpa Ijin

Zonalinenews – Oelamasi, Bangunan redymix milik CV. Piala Jaya yang sudah berdiri kurang lebih satu tahun di RT 12/ RW 3 Desa Tanah Merah Kabupaten Kubupaten Kupang hingga saat ini belum ada ijinnya. Redymix yang dibangun tepat di pemukiman padat penduduk itu , surat ijinnya seharusnya dikeluarkan dari pihak aparat Desa namun tidak pernah satu orang dari perusahaan tersebut yang datang dan menginformasikan atas pembagunan tersebut , atau mengurus ijin – ijinnya dikantor Desa. Hal ini disampaikan Kepala Desa Tanah Merah, Yefta Hatni Layk kepada wartawan diruang kerjanya, Senin 17 Maret 2015 pukul 9.30 wita.

Kepala Desa Tanah Merah, Yefta

Kepala Desa Tanah Merah, Yefta

Menurut Yefta, pembagunan redymix ini terkesan diutamakan pembagunannya dari pada ijin – ijinnya. Hal ini sudah sangat menyalahi aturan karena apa bila perusahaan ini mau melakukan pembagunan dan dilanjutkan dengan aktifitas seterusnya seharusnya paling tidak ada pemberitahuan ke pihak aparat desa. Dikatakan redymix ini juga dibagun tidak ada soselisasi kepada masyarakat sehingga apa keinginan masyarakat disini pemilik perusahaan tidak pernah tau apa kemauan masyarakat di Desa Tanah Merah ini. “Redymix ini pada saat beroperasi bisa mengeluarkan polusi debu yang sangat banyak sehingga bisa menganggu masyarakat sekitar, “kata Yefta.

Kita aparat desa hingga saat ini kata Yefta belum pernah sekalipun bertemu dengan pemilik redymix tersebut karena dilokasi pembagunan redymix itu pintu pagarnya sering ditutup dan tampak samping kiri kanan dan bekang punk di keliling padar tinggi sehingga menyulitkan aparat desa bisa bertemu dengan pemilik redymix tersebut. “CV. Piala Jaya selaku pemilik bagunan redymix tidak bermukin di daerah sini kita aparat desa disini hanya mendegar saja nama Piala Jaya itu tetapi sesunguhnya kita belum pernah bertemu dengan pemilik perusahaan CV Piala Jaya Tersebut, “ujarnya.

Dijelaskan, redymix ini berdiri juga tidak pada lokasi yang tepat. Pasalnya, di daerah sini bukan daerah industri. Daerah ini adalah kawasan pemukiman penduduk. Kabupaten Kupang sendiri memiliki dua lokasi daerah industri yang sudah ditetapkan oleh Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kupang yaitu daerah kawasan industri terletak di Kecamatan Takari dan Kecamatan Kupang Barat Desa Bolok.

Sementara itu ditempat terpisah Kasat Pol PP Kabupaten Kupang Jimy Ully yang ditemui wartawan untuk menklarifikasi terkait dengan tupoksi Sat Pol PP selaku pengamanan Perda ia mengatakan, dengan adanya infornasi yang ia dapati ini dalam waktu dekat dirinya akan melakukan koordinasi bersama dinas terkait. “Kita akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait. Pasalnya, Perda tata ruang ini barus selesai dibahas dalam RTRW di DPRD Kabupaten Kupang pada bulan Desember 2014 yang lalu. Dan apabila kedapatan perusahaan redymix tersebut melanggar aturan maka akan melakukan teguran secara tulisan. Dan bila perusahaan ini terbukti melangar aturan tata ruang maka perusahaan redymix ini sudah dikenakan pelangaran hukum, dan tentunya kita Satpol PP akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan pemerikasaan lebih lanjut, “katanya.

Ia menjelaskan, bagunan redymix ini nantinya kedepan itu melakukan kegiatan sehari – harinya sudah pasti mengeluarkan debu yang berdampak pada masyarakat. Maka dari itu perusahaan redymix ini harus mempunyai surat ijin Amdal yang dikeluarkan oleh Badan Lingkugan Hidup (BLH) Kabupaten Kupang. “Apa bila perusahaan redymix itu sendiri sudah mencemarkan lingkugan dengan debu maka tempatnya bukan disitu tetapi tempatnya ada pada wilayah industri yang berada di Kecamatan Takari dan Kecamatan Kupang Barat Desa Bolok. Sedangkan tempat saat ini yang digunakan untuk aktifitas adalah wilayah pemukiman warga dan mau tidak mau perusahaan tersebut harus pindah dari tempat semula ke temapt yang wilayah industri itu, “jelas Jimy. (*hayer)