Sekda Belu Diinginkan Pimpin Malaka

Zona Line News- ATAMBUA-Sekretaris Daerah (Sekda) Belu Petrus Bere diinginkan sejumlah warga agar bisa memimpin Kabupaten Malaka lima tahun ke depan. Pasalnya, Malaka saat ini sangat membutuhkan pemimpin yang kebapakan. Demikian disampaikan warga Kecamatan Wewiku Jeffry Bria dan warga Kecamatan Malaka Tengah Anton Nahak kepada media ini di Atambua, Sabtu, 14 Maret 2015.

Sekda Belu Petrus Bere

Sekda Belu Petrus Bere

Jeffri Bria mengatakan warga Malaka menginginkan figur kepemimpinan Sekda Belu Petrus Bere di Kabupaten Malaka sehingga tidak tertutup kemungkinan bagi warga Malaka untuk mendukung penuh Sekda Belu untuk bertarung dalam pilkada Malaka mendatang.

“Kami inginkan Pak Sekda Belu maju dalam pilkada nanti di Kabupaten Malaka. Memang belakangan ini, banyak warga yang hendaki Pak Sekda Belu pimpin Malaka. Soalnya, Pak Sekda Belu juga putera asli Malaka yang sangat kuasai manajemen birokrasi,” ucapnya.

Selain itu, kata Bria, Sekda Belu Petrus Bere juga dikenal sebagai figur pemimpin kebapakan dalam setiap jabatannya sehingga sangat cocok untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan. Malaka sebagai kabupaten baru harus dipimpin oleh figur yang kebapakan.

Anton Nahak mengungkapkan rakyat Malaka saat ini sangat membutuhkan pemimpin yang humanis, komunikatif dan aspiratif untuk menahkodai wilayah DOB menuju kemandirian yang sejajar dengan Kabupaten lain di NTT.

“Kita butuh figur pemimpin yang bertindak dengan hati, mengayomi dengan rasa dan menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya setempat. Jadi, saya kira  Pak Sekda Belu sangat cocok pimpin Malaka,” ungkapnya.

Permintaan warga Kabupaten Malaka untuk menjagokan Sekda Belu Petrus Bere ”memantik” reaksi mantan inspektorat Kabupaten Belu itu untuk membuka suara.

“Jika Tuhan merestui kehendak dan amanat rakyat Malaka, saya siap bertarung. Memang sebagai putera Malaka, saya siap tarung dalam pilkada mendatang, yang penting dapat dukungan penuh dari warga,” ungkap mantan Asisten Administrasi Setda Belu ini.

Niat bertarung orang nomor satu di jajaran birokrasi Pemkab Belu ini terungkap karena kehendak dan dorongan elemen masyarakat  malaka yang jenuh dengan dinamika politik yang terjadi akhir-akhir ini.

“Berpolitik untuk kesejahteraan rakyat merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar-tawar. Malaka adalah DOB yang harus dikelola dengan hati. Soal saya dipercayakan sebagai calon bupati atau wakil bupati, tergantung pada dukungan rakyat,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun media ini ,  sejumlah figur kuat yang ramai menjadi perbincangan rakyat Malaka untuk memperebutkan kursi nomor 1 dan 2 Malaka di antaranya Taolin Ludovikus, Petrus Bere, Herman Nai Ulu, Paulus Seran Bouk, Dr. Dr.Alexander Seran. dr. Stefanus Bria Seran, Alfonsius Klau, Daniel Asa, Marieta Teti, Emanuel Makaraek, Primus Tae Bria, Maksimus Nahak, Devi Hermin Ndolu. (*Dev)