Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao di Tuntut 7,6 Tahun Penjara

ZONALINENEWS, KUPANG, – Alfred Zacharias Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao, Senin 16 maret 2016 di tuntut selama 7, 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a Kabupaten Rote Ndao, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

DENGAR TUNTUTAN   Alfred Zcharias Sekda Rote Ndao terdakwa dalam aksus dugaan korupsi proyek pembangunan Winguard  mendengarkan tuntutan JPU di pengadilan Tipikor Kupang  Senin 16 Maret 2015

DENGAR TUNTUTAN Alfred Zcharias Sekda Rote Ndao terdakwa dalam aksus dugaan korupsi proyek pembangunan Winguard mendengarkan tuntutan JPU di pengadilan Tipikor Kupang Senin 16 Maret 2015

Terdakwa dituntut 7, 6 tahun penjara oleh JPU kejari Ba’a, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Winguard pada Dinas Bappeda Rote Ndao tahun anggaran 2004-2005 senilai Rp 3,4 miliar. Dalam tuntutan JPU Kejari Ba’a, dikatakan bahwa terdakwa Alfred Zacharias telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Winguard pada Dinas Bappeda Rote Ndao tahun anggaran 2004-2005 senilai Rp 3, 4 miliar.

Disebutkan JPU, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penjara dalam proyek itu, sehingga kiranya majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang memutuskan dan mengadili berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan berasaskan keadilan. Selain dituntut selama 7, 6 tahun penjara, dalam tuntutan JPU mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 200 juta. Dengan catatan, jika terdakwa tidak membayard enda tersebut setelah putusan hakim berkekuatan tetap maka akan diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan. Selain denda sebesar Rp 200 juta dan subsidair selama 6 bulan penjara, JPU juga mewajibkan terdakwa membayar uang pengganti (UP) kerugian Negara dalam proyek itu sebesar Rp 1, 8 miliar.

Ditegaskan JPU, jika terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti tersebut setelah putusan hakim berkekuatan tetap maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3, 9 tahun. Menurut JPU kejari Ba’a, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Winguard pada Dinas Bappeda Rote Ndao tahun anggaran 2004-2005 senilai Rp 3,4 miliar sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 jo pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Jika dihitung secara keseluruhan tuntutan JPU terhadap terdakwa Alfred Zcharias dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Winguard pada Dinas Bappeda Rote Ndao tahun anggaran 2004-2005 senilai Rp 3,4 miliar menjadi 11 tahun penjara.

Marsel Radja yang didampingi Friedom Radja selaku kuasa hukum terdakwa yang ditemui usai sidang mengatakan sebagai kuasa hukum terdakwa, dirinya akan mengajukan pembelaan terhadap tuntutan JPU kepada kliennya. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dipimpin oleh majelis hakim Ida Baus Dwyantara didampingi hakim anggotanya, Jult Lumban Gaol dan Anshyori Saefudin. Terdakwa Alfred Zacharias didampingi kuasa hukumnya, Marsel Radja dan Friedom Radja. Turut hadir JPU, Soleman Bolla, cs. (*VYENA)