TNI AU Kupang Gagalkan keberangkatan 6 Orang Penumpang ke Surabaya

ZONALINENEWS-KUPANG,- TNI Angkatan Udara Kupang berhasil mengamankan 6 orang yang hendak berangkat melalui Bandar Udara Eltari Kupang menggunakan Pesawat Lion Air Senin 30 April 2015 pukul 05.00 wita dengan nomor penerbangan JR 691 737-900 tujuan Surabaya.

ke 6 orang diduga CTKI di data di Nakertrans NTT

ke 6 orang diduga CTKI di data di Nakertrans NTT

Ke 6 orang ini hendak berangkat ke Surabaya dengan dalih akan menghadiri Acara pernikahan keluarga di Surabaya. Namum setelah di periksa oleh petugas TNI Angkatan Udara ternyata ke 6 orang ini, ditahan dan tidak jadi berangkat karena tidak bisa memiliki dukumen lengkap, diduga ke 6 orang ini adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI ) yang hendak berangkat dan bekerja di kebun sawit Kalimantan tanpa dukumen yang lengkap.

Setelah diperiksa dan di BAP Pom TNI AU, sekitar pukul 07.00 wita TNI AU Kupang menyerahkan ke 6 orang ini ke Dinas  Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Nakertrans) Propinsi NTT dengan berita acara nomor POM -423/72/03/2005/ELI yang ditanda tangani oleh Nataniel Pajar K pangkat Pratu NRP 539621 jabatan Walmor Gaktib Kesatuan Satuan Polisi Militer Lanud Eltari Kupang serta mengetahui Komadam Satuan Polisi Militer Danlanud Mayor Eka Raperdra.

Ke 6 orang tersebut adalah , Goritili warga RT 02 RW 01 Atambua Selatan , Elisabeth Lake Warga RT 01 RW 01 Atambua selatan, Yohannes Fallo warga RT01/RW01 Atambua selatan , Elsiana Boe Warga RT01 Rw 01 Atambua Selatan, Laban Marben warga Amarasi Barat, serta Marten Lilu warga Oesapa Kota Kupang.

Setelah berita acara penerimaan dari lanud Eltari Kupang ke Dinas Nakertrans NTT yang diterima oleh Husain M Songe, ke 6 orang ini dibawa ke Nakartrans NTT untuk di data.

“Orang ini ini kami bawa ke Nakertrans NTT dilakukan pembinaan dan serta di data, setelah itu boleh diambil pulang pihak keluarga dengan menunjukan identitas KTP,” Jelas Husain

Husein Menambahkan, dirinya ditugaskan untuk menjemput ke 6 orang, berdasarkan informasi yang disampaikan TNI AU yang meminta agar Nakertrans NTT melakukan penjemputan terhadap para TKI yang diduga tanpa dokumen lengkap.

“Terkait masalah kerugian tiket karena ke 6 orang ini tidak jadi berangkat ke Surabaya dirinya tidak berwenang untuk menjawab hal itu, dirinya hanya ditugaskan untuk menjemput ke 6 orang ini untuk dibawa ke Nakertrans NTT. (*tim)


TAG