7 Kepala Sekolah Kota Kupang Dilantik Walikota

Zonalinenews-Kupang, 7 Kepala Sekolah di Kota Kupang Rabu 1 April 2015 pukul 10.00 wita dilantik oleh Walikota Kupang. Acara pelantikan berlangsung di lantai III Aula kantor Walikota Kota kupang dihadiri Sekda Kota kupang, Bernadus Benu serta pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kota Kupang .

Pelantikan Kepala Sekolah SD SMP , SMA dan SMK di Kota Kupang

Pelantikan Kepala Sekolah SD SMP , SMA dan SMK di Kota Kupang

Ke Tujuh Kepala sekolah tersebut adalah, Stefanus Markus Leo S.Pd dilantik menjadi Kepala SD Oesapa Kecil 2 Kota Kupang, Thomas Benu S.Pd kepala SD GMIT Naioni Kota Kupang, Lugardis Bota Kotan Kepala SD GMIT Oebufu Kota Kupang, Ariyandi Benygerius Mauko S.Pd. M.Hum dilantik menjadi Kepala Sekolah SMP 16 Kota Kupang, Maxsen A Mauk S.Pd. M.Pd dilantik menjadi Kepala SMA Plus Masa depan Mandiri Kota Kupang, Dra Siti Nuraini Abubakar Gani dilantik menjadi Kepala SMA Muhammadiyah Kota Kupang serta Dra Maria M. Tri Ratnasari Kepala SMK Uyelindo Kota Kupang.

Walikota Kupang Jonas Salean dalam sambutannya mengatakan, pelantikan kepala sekolah kali ini merupakan rotasi dan mengisi lowongan kepala sekolah yang telah pensiun pada 1 Maret 2015 lalu, sehingga pelantikan kepala sekolah dilakukan, agar menjaga jangan terjadi kekosongan kepala sekolah di sekolah yang kepala sekolah telah pensiun.

Pada kesempatan itu, Jonas Salen meminta Kepada para Kepala sekolah yang baru dilantik, agar menjaga jabatan sebagai amanah, jangan jadi kepasek yang arogon tapi jadi kepsek yang disiplin dan profesional. “Jangan sombong sebagai kepala sekolah, tetapi harus bisa merangkul semua pihak disekolah dan bisa mendengar keluhan semua pihak di sekolah, mencarai jalan keluar terhadap persoalan yang terjadi di disekolah,”pinta Jonas.

Jonas menegaskan, untuk SD dan SMP kepala sekolah tidak diperkenakan melakukan pungutan biaya apapun di sekolah asedangkan untuk SMA dan SMK diperbelohakan melakukan pungutan kecuali bagi siswa yang kurang mampu tidak diperkenakan melakukan pungutan biaya sekolah.

Jonas juga meminta pada kepala sekolah yang baru dilantik jangan melakukan pengelolaan keuangan secafa tertutup, namun lakukan pengelolalan keuangan secara terbuka dan dipertanggung jawabkan secara benar dan tepat.(*tim)