Ayam Laga Meriahkan Perayaan HUT Kota Kupang Ke 19

Sekda Kota Kupang Bernadus Benu dan Ketua Paguyuban Ayam Batotok Kota Kupang dumul Djami melapas secara simbolis pertarunga ayam jago

Sekda Kota Kupang Bernadus Benu dan Ketua Paguyuban Ayam Batotok Kota Kupang dumul Djami melapas secara simbolis pertarunga ayam jago

Zonalinenews Kupang- Lomba Ayam laga yang dilaksanakan di tanam Nostalgia Kota Kupang Senin 20 April 2015 dalam rangka memeriahkan Hari  Ulang  Tahun (HUT) Kota Kupang ke-19. Acara ini diselenggarakan oleh Paguyuban Ayam Batotok Kota Kupang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang.

Ketua Panitia kompentisi ayam laga, Yulius Lahade pada kesempatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ayam laga  sebagai bentuk pelestarian budaya serta sebagai wadah penyaluran hobi pengemar, pencita dan peternak ayam laga, dalam mengairahkan para pencinta dan peternak ayam laga nantinya sehingga meningkatakan ekonomi rumah tangga.

“ Kegiatan ini juga selain itu dapat menjalin hubungan yang harmonis antara pencita ayam laga, masayarakat dan pemerintah. Kegiatan ini diukuti sebanyak 26 tim dengan jumlah ayam laga 104 ekor ayam  yang dibagi dalam dua kelas yakni terbang mini dan berat super,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan ini untuk juara I Rp 1.500,000 ditambah piala serta piagam, dan untuk juara II uang sebasar Rp.1.000,000 ditambah piala serta piagam, serta juara III Rp 500.000 piala ditambah piagam. Selain itu ada juga hadiah bagi ayam KO tercepat mendapat hadia Rp 250.000.

Sedangkan total hadiah 11. 450.000,- (sebelas juta empat ratus lima puluh ribu rupaih).

Walikota Kupang Jonas Salean dalam sambutannya yang dibacakan Sekertaris Daerah Kota Kupang, Bernadus Benu, menyatakan Kompontisi ayam laga ini untuk mengangkat budaya NTT  khususnya pencinta ayam laga guna menjalin kebersamaan.

Menurutnya, bagitu tinggi kepedulian dan partisipasi dari masyarakat khsususnya pincinta ayam laga. “Acara ini merupakan suatu hiburan bagi masyarakat Kota Kupang khususnya pencinta ayam laga dalam memeriahkan HUT Kota Kupang,”kata Sekda.

Ketua Paguyuban ayam batotok Kota Kupang, Dumul Djami mengatakan, kompentisi ayam laga dalam rangka menyalurkan hobi, dan mengembangkan budaya. “Perlombaan ini tidak ada unsur judi ini murni lomba dalam rangka melestarikan budaya. “ kegiatan ini sudah 3 tahun berturut turut dilaksnakan, dan lomba kali ini merupakan lomba yang ke empat kalinya,” ungkap dumul (*tim)