DAK Sekolah Di Kota Kupang Proyek Balas Jasa Politik

Zonalinenews – Kupang, Fakta lapangan bahwa banyak terjadi kelemahan – kelemahan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekolah yang sering tidak sesuai pelaksanaannya tampak sebagai proyek balas politik, maka direkomendasikan kepada dinas teknis terkait agar terus melakukan reformasi pengelolaan dana tersebut sesuai juknis.

Anggota Pansus DPRD Kota Kupang Pantau SMU Negeri 3 Kupang

Anggota Pansus DPRD Kota Kupang Pantau SMU Negeri 3 Kupang

“Para kepala bidang harus terus melakukan pementauan ke sekolah – sekolah sehingga dapat mengusulkan sarana dan prasarana sekolah sesuai kebutuhan urgen sekolah, “ungkap Sekertaris Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang Teadora Elwalda taek dalam jumpa pers di ruang Komisi I DPRD Kota Kupang usai melakukan pantauan  Pansus Laporan Keterangan  Pertanggungjawaban Walikota Kupang akhir tahun 2014 di SMAN I Kupang dan SMAN 3 Kupang, Selasa 14 April 2015 pukul 14.30 wita.

Menurut Ewalda, kurangnya perhatian Pemerintah Kota Kupang  terhadap para pendidik dalam hal penyedia sarana sekolah seperti ruang guru.

Ia mengatakan, Pansus DPRD Kota Kupang merekomendasikan kepada Pemerintah untuk melakukan pendataan agar bisa disediakan tempat bagi para guru untuk bisa berdiskusi, dan menyediakan perangkat pembelajaran dengan baik dan memiliki ruangan berkomunikasi dengan anak maupun pihak – pihak yang dibutuhkan. “Sekolah juga harus memiliki ruangan Bimbingan dan Konseling ( Ruang BK) untuk penanganan anak – anak bermasalah sehingga tidak semua masalah anak diselesaikan oleh wali kelas, “ungkap Ewalda.

Dikatakan, pencapaian kualitas pendidikan merupakan kerja sama komperhensif dari semua komponen, namun tonggak keberhasilan ini sangat ditentukan oleh pendidik dan kepemimpinan. “Pansus mencermati bahwa peningkatan pendidikan tidak bisa dinilai dari sisi kuantitas saja tetapi juga harus dilihat dari sisi kualitas. Terdapat kenyataan ini, Pansus merekomendasikan kepada Pemerintah terus mengalokasikan anggaran untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) guru yang ditunjang pula dengan rekruitmen kepada sekolah harus mempertimbangkan aspek kepangkatan dan profesionalisme, “katanya. (*hayer)