Dua Ijasah Mahasiswa Fakultas Ekonomi UMK, Diduga Palsu

Zonalinenews-Kupang,- Dugaan Beredarnya ijasah asli tapi palsu (Aspal ) serta mahasiswa siluman di Universitas Muhammmadiyah Kupang sampai saat ini belum berakhir. Sebelumnya diberitakan dugaan 18 Mahasiswa siluman belum juga diungkapkan pihak Universitas Muhammadiyah Kupang , padahal Pembantu Rektor (Purek) I Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Abdul Majid S.Pi., MM berjanji kepada zonalinenews akan membentuk tim untuk mengusut tuntas dugaan 18 Mahsiswa siluman dan dugaan ijasah palsu pada Universitas Muhammadiyah Kupang.

Kampus UMK

Kampus UMK

Namun janji tersebut hanya slogan belaka, ketika dihubungi, Abdul Majid via telpon selalu tidak merespon zonalinenews, dan selalu menghindar , bahkan Ketika dihubungi yang bersangkutan sibuk.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Ketua Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Kupang, Syarifuddin,SE,MM Senin 6 April 2015 pukul 10.53 wita dihalaman kampus UMK menyatakan, adanya dugaan  dua Ijazah Asli tapi palsu (Aspal). Kedua ijasah tersebut telah diserahkan kepada kepala BAAK UMK, Nurdin Ishak, S.Sos., MHum., yang mana salah satu  ijasah tersebut milik PNS di Kota Kupang. Temuan ini berdasarkan Informasi dari Ketua jurusan Fakultas Ekonomi UMK, Syarifuddin,SE,MM dan ijasah ini, telah diserahkan kepada Dekan Fakultas Ekonomi UMK, Malik Hasyim,SE.,MM serta  telah dilaporkan kepada Rektor UMK, Prof.H.Sandy Maryanto,MPd secara tertutulis.

Purek I UMK , Abdul Majid ketika dikonfermasi terkait persoalan ini senin 6 April 215 pada pukul 12.38 wita dihalaman Masjid kampus UMK membenarkan adanya dua Ijazah Aspal pada Fakultas Ekonomi .

Terhadap persoalan ini pihak UMK belum juga merspon masalah ini, padahal Ketua Jurusan Fakultas Ekonomi telah memberikan laporan, adanya dua ijasah aspal di Fakultas Ekonomi . Temuan ijasah aspal, berawal di saat alumni mahasiswa yang akan melegalisir ijasah, dan setelah dicek oleh Ketua jurusan , ternyata ijasah tersebut tidak tercantum dalam data base, Fakultas Ekonomi . (*Ir)