Empat Murid SMAN 1 Kabupaten Kupang Dipastikan Tidak Lulus

ZONALINENEWS – OELAMASI, Sebanyak empat  dari Siswa SMA Negeri 1 Oesao Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan tidak lulus sekolah karena tidak mengikuti pelaksanaan hari pertama  Ujian Nasional (UN). Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang Hendrik Paut kepada wartawan di SMA Negeri 1 Oesao Kabupaten Kupang, Senin 13 April 2015 pukul 8.30 wita, usai melakukan pemantauan jalannya UN. ia mengatakan, keempat murid ini tidak mengikuti ujian karena alasan pribadi.

Sekda Kabupaten kupang Hendrik Paud Saat memantau UN di SMA Negeri 1 Oesao

Sekda Kabupaten kupang Hendrik Paud Saat memantau UN di SMA Negeri 1 Oesao

Dari empat murid ini terdapat satu murid perempuan dan tiga murid laki – laki. Lanjutnya, dari tiga murid laki – laki dua diantaranya tidak mengikuti UN karena memilih untuk kembali ke Negara Timor Leste, dan yang satunya lagi dari pihak sekolah tidak pernah mengetahui keberadaannya, sedangkan yang murid perempuan sendiri tidak mengikuti UN karena hamil sebelum ujian dan tidak diperbolehkan mengikuti UN oleh calon suaminya.

“Bagi murid perempuan yang hamil dari saat ini hingga tidak mengikuti UN, tidak pernah ada larangan bahwa tidak boleh mengikuti UN karena hamil dari pihak sekolah, “kata Hendrik.

Hendrik mengatakan, empat murid yang sudah pasti tidak lulus sekolah ini dikarenakan tidak mengikuti ujian atas nama Yermias Lollo jurusan IPS, Emerinciana Araujo IPS, Dominggus Umbu IPA, dan Yakobus R. Werang Bahasa. “Dari hasil pantauan dari tiga sekolah ini pelaksanaan UN hari pertama semuanya berjalan baik, lancar dan aman. Dari sekolah SMAN 1 Oesao yang diharapkan hadir semua murid dari total 340 hanya yang hadir 336 empatnya tidak hadir dengan alasan pribadi masing. – masing, SMAN 2 Naibonat dari total murid 101 yang hadir 101, sedangkan SMKN 1 Kabupaten Kupang itu adalah sekolah induk untuk sejumlah kejuruan, maka dari itu di SMKN 1 sendiri terdapat empat SMK swasta yang dititip untuk mengikuti UN saat ini, “katanya.

Menurutnya, denagan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Kupang untuk menghadapai UN dengan baik, sehingga pelaksanakan UN hari pertama dapat berjalan dengan tertip, aman dan lancar. “Saat ini hasil pantauan UN kami di lapangan semua berjalan bagus, sedangkan dari tingkat pengawasan sendiri yang dilakukan oleh pengawas ini sistim silang murnih sekolah bukan silang jurusan. Kita juga sangat berharap dengan pengawasan yang baik dan tertip ini bisa membuat hasil UN anak – anak murid bisa lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya, “ungkap Hendrik.

Ia berharap, untuk beberapa hari kedepan dalam masa UN ini, bisa berjalan dengan baik juga seperti hari pertama UN dilaksanakan, sehingga kesuksesan yang menjadi harapan  kita bersama bisa berjalan dengan baik pula.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (PPO) Kabupaten Kupang,Yayuk Eko Yulia Hardanuari saat mendampingi Sekda dalam melakukan pemantauan jalannya UN menambahkan, bagi murid yang hamil sehingga tidak mengikuti pelajaran itu bukan atas larangan dari sekolah bersangkutan tetapi itu atas kemauan murid sendiri. “Dari Dinas sendiri juga sudah menganjurkan kepada pihak sekolah untuk memfasilitasi murid – murid tersebut, tetapi ketika dari pihak sekolah melakukan pendekan kepada murid, dan muridlah yang menolak untuk mengikuti UN karena alasan tertentu, “katanya.

Ia juga menjelasakan, total keseluruhan sekolah yang ada di Kabupaten Kupang, yang mengikuti UN dari SMA sebanyak 5.754 siswa dan SMK sebanyak 527 siswa sehingga total keseluruhan siswa yang mengikuti UN tahun 2015 ini sebanyak 6. 261 siswa, dari 50 sekolah SMA dan 15 SMK di Kabupaten Kupang. *(hayer)