Hari ini PDIP Belu Buka Pendaftaran Balon

Pose Bersama Pengurus DPC PDIP Belu

Pose Bersama Pengurus DPC PDIP Belu

ZONA LINE NEWS- ATAMBUA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)   Kabupaten Belu mulai menjaring calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Dalam penjaringan ini, PDIP memberikan ruang kepada para kandidat yang mendaftar secara berpasangan (paket) dan juga perorangan, berbeda dengan partai lainnya yang hanya bersedia menerima pendaftaran paket.

Hal ini disampaikan Ketua DPC PDIP Belu, Yohanes Juang, kepada media ini di Atambua, Senin 20 April 2015

Juang menjelaskan, sesuai dengan petunjuk teknis dari pengurus partai di tingkat provinsi dan pusat, pendaftaran cabup dan cawabup bakal dilaksanakan selama kurang lebih seminggu, mulai hari ini 20-27 April 2015

“Minggu ini, kita sudah mulai buka pendaftaran bagi kandidat yang hendak bertarung dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Belu. Pendaftarannya dilakukan secara paket, maupun perorangan. Artinya bahwa para kandidat yang mendaftar harus sudah punya pasangan maupun perorangan, baik itu cabup maupun cawabup,” terangnya.

Dikatakan Juang, pendaftaran cabup/cawabup terbuka bagi masyarakat umum, termasuk kader partai jadi semua warga Kabupaten Belu diberikan kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri.

“kita harapkan agar ketika partai ini buka pendaftaran, silakan para kandidat yang siap bertarung daftarkan diri. Setelah itu, nama-nama paket akan dikirim ke pengurus di tingkat provinsi dan pusat untuk tetapkan satu paket yang bakal diusung partai,” ucapnya.

Ketua DPC PDIP Belu, Yohanes Juang belakangan ini disebut-sebut masyarakat untuk diusung bertarung dalam pilkada Belu mendatang. Sebagai kader yang saat ini menahkodai partai ini, Yohanes Juang diinginkan para politisi dan aktivis muda untuk bertarung sebagai calon bupati.

Mengenai dukungan Yohanes mengatakan dirinya saat ini sudah siap dan berpikir untuk bertarung dalam pilkada apabila dikehendaki oleh Yang Kuasa dan mendapat dukungan dari masyarakat Belu

Lanjut Juang, kalau memang dari DPP, DPD partai PDIP hendaki saya maju, tentunya saya harus tunduk pada perintah partai,” ujarnya.

“Sebagai warga negara yang punya hak politik, tentunya saya siap maju dalam pilkada Belu jika memang dikehendaki rakyat. Soal yang lain-lain, itu konsekuensi politik jika maju dalam pilkada,” tukasnya. (*Devv)