Kompetisi Ayam Laga Di Kota Kupang Tanpa Judi

Lomba ayam laga Kota kupang

Lomba ayam laga Kota kupang

ZONALINENEWS – KUPANG, Kompetisi ayam laga yang di gelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kupang ke-19 murni tanpa judi. Salah satu pemilik ayam laga Suharsono kepada wartawan diarena kompetisi ayam laga Taman Nostalgia Kota Kupang, Senin 21 April 2015 pukul 10.30 wita mengatakan, kompetisi ayam laga yang digelar oleh Pemkot Kupang ini murni tanpa judi.

Munurutnya, bagi pemilik ayam sangat mengerti dengan aturan – aturan yang ditetapkan oleh Pemkot dan Panitia . sehingga seluruh pemilik ayam laga yang mengikuti kompetisi ini tidak ingin melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah. “Kita mengikuti kompetisi ini semuanya hanya karena hobi dan kompetisi, ini sama sekali tidak ada indikasi judi di belakang – belakang, “kata Suharsono.

Dikatakan, kompetisi ayam lagi ini untuk kita sebagai hiburan, dan  mempertahankan permainan tradisi nenek moyang yang sudah sejak dulu memainkan semua ini. “Dari ingin mempertahankan tradisi nenek moyang, kita tidak takut rugi. Pasalnya, ongkos untuk merawat ayam laga ini sendiri sangat tidak sebanding dengan hadiah bagi para para pemenang kompetisi ayam laga. Kita tidak pernah melihat hadiahnya, kita hanya ikut berpatisipasi untuk merayakan HUT Kota Kupang. “Walaupun hadiahnya sangat kecil kami tetap mengikuti  kompetisi ini. dan kompetisi ini kami mengangap sebagai uji coba ayam laga kami saja, “ungkapnya.

Ia berharap, kompetisi ayam laga ini kalau bisa jangan setiap tahun pada saat HUT Kota Kupang saja diadakan, tetapi dua atau tiga bulan, Pemkot mengadakan kompetisi ini. Kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat dan bisa melestarikan tradisi budaya permainan nenek moyang kita. “Tahun ini peserta yang mengikuti kompetisi ini lebih banyak dari pada tahun lalu. Maka dari itu dengan adanya penambahan peserta kompetisi ini berarti peminat ayam laga di Kota kupang sendiri mulai meningkat, dan saya sangat yakin adanya peningkatan peserta yang mengikuti kompetisi ini bukan karena hadiahnya tetapi hanya melainkan hobi dan ingim melestarikan permainan budaya nenek moyang kita ini, “tegasnya. (*hayer)