Masalah PDAM Tirta Lontar Walikota Kupang Memilih Diam

Wakikota Kupang saat berikan keterangan pers rabu 15 Maret 2015

Wakikota Kupang saat berikan keterangan pers rabu 15 Maret 2015

ZONALINENEWS – KUPANG, Walikota Kupang, Jonas Salean lebih memilih diam terkait persoalan Aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kabupaten Kupang yang berada di Kota Kupang. ” Saya memilih diam dan tidak mau berpolimik dengan masalah PDAM Tirta Lontar aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang yang berada di Kota Kupang. Lebih baik diam dari pada berpolimik terus menerus karena porsoalan ini sudah di tangani oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam hal ini Gubernur NTT, “kata Walikota Kupang dalam jumpa pers di ruang rapat garuda balai Kota Kupang, Rabu 15 April 2015 pukul 13.30 wita.

Lanjutnya, pihaknya telah menyerahkan semua masalah yang berkaitan dengan PDAM Tirta Lontar ke Pemerintah Provinsi, tetapi hingga bulan Juni 2015 mendatang persoalan ini belum juga ada titik terang penyelasaiannya, maka kami sebagai pemilik Peraturan Daerah (Perda) diwilayah ini , pihaknya akan mengambil sikap tegas untuk PDAM Tirta Lontar. “Apabila bulan Juni mendatang belum ada kejelasan, saya rasa  warga Kota Kupang perlu mengambil langkah – langkah kedepan. Karena yang terjadi saat ini warga Kota Kupang kesusahan air karena air dari PDAM Tirta Lonta Tidak jalan tetapi pembayaran airnya sangat tinggi, PDAM Tirta Lontar hanya mempedulikan pemasukan di rekening saja tetapi tidak ada perhatian palayanannya, air mau jalan atau tidak itu bukan urusan mereka, “ungkap Jonas.

Dikatakan, saat ini persoalan PDAM Tirta Lontar pihaknya telah menyerahkan ke Pemerintah Provinsi. terserah saja dari Pemerintah Provinsi mau berbuat apa itu terserah meraka dengan pegelolaan air di Kota Ini. Apa bila  BLUD mau ambil alih pun kita juga setuju saja karena Gubernur itu adalah atasan dari kami sebagai Kepala Daerah Kabupaten/Kota. “Masalah ini Gubernur  sudah bersurat ke Kemendagri hingga sudah ada kesepakatan dengan Sekjen pada saat musrenbang tingkat Provinsi beberapa waktu lalu, “katanya. (*hayer)