Menjelang samana Santa Anak Dibawah Umur Diberikan Kartu Tanda Pengenal Wartawan

Zona Line News,Larantuka- pantia pekan suci samana santa diduga kecolongan dalam membagikan tanda pengenal kepada peserta peziara. Pasalnya ada sekelompok anak dibawah umur diberikan tanda pengenal sebagai awak media elektronik. Hal ini di ketahui media saat melakukan peliputan di pelabuhan laut Larantuka sekitar pukul 14.00 siang pada tanggal 02 Maret 2015.

Anak dibawah umur gunakan tanda  pengenal wartawan

Anak dibawah umur gunakan tanda pengenal wartawan

Tanda pengenal tersebut diketahui diberikan kepada salah satu keluarga berjumlah sekitar 6 orang. Ketika ditemui di pelabuhan laut Larantuka salah seorang dari keluarga, yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, kartu pengenal yang diperoleh dari ayahnya yang memasang CCTV disepanjang jalan samana santa.

“kartu ini saya peroleh dari ayah saya yang memasang CCTV sepanjang jalan rute prosesi darat. Saya tidak tauh dari mana kartu tersebut diperoleh, ”tutur wanita itu.

Salah satu aktivis muda Robert ledor ketika dihubungi media ini melalui handphone pribadinya menuturkan, sangat disesalkan kerja panitia pekan suci Larantuka pada tahun ini. “ Bagimana bisa satu keluarga dikasih tanda pengenal sebagai wartawan. Panitia Jangan melakukan kecolongan seperti ini, patut diduga ada konspirasi dengan salah satu anggota keluarga, “tutur Robert.

Katanya lagi, awak media seharusnya melakukan , protes kepada panitia yang memberikan tanda pengenal kepada keluarga yang memperoleh kartu tanda pengenal itu.

Wartawan harian Victory News, Marten Kilok ketika dimintai tanggapannya menuturkan panitia seharusnya memberikan tanda pengenal kepada wartawan, bukan diberikan kepada orang yang bukan wartawan.

“Sebenarnya panitia lebih jelih dan lebih bagusnya lagi, sebelum memberikan kartu tersebut dilihat terlebih dahulu kartu tanda pengenalnya. Sehingga menjadi jelas tanda pengenal tersebut diberikan. Sangat disesalkan panitia membagikan kartu tanda pengenal tersebut,kepada orang yang bukan pekerja media,”Ujar Marten.(atakey)