Nilai UN Tak Tentukan Kelulusan

ZONA LINE NEWS- ATAMBUA, Nilai ujian Nasional (UN) kali ini, khususnya di tahun ajaran 2014/2015 tak lagi menentukan kelulusan anak didik. UN hanya dipakai sebagai syarat seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Penentuan kelulusan dikembalikan ke satuan pendidikan (sekolah).

Ilustrasi soal ujian

Ilustrasi soal ujian

Kadis PPO Belu Patrisius Asa mengungkapkan hal ini kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu 8 April 2015.

Asa mengungkapkan nilai UN tahun ajaran 2014/2015 tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Nilai UN hanya dipakai sebagai syarat untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi negeri (PTN).

“Yang menentukan kelulusan anak didik adalah 60% dari nilai rata2 raport dan 40% nilai ujian sekolah. Ini artinya bahwa satuan pendidikan (sekolah) yang punya kewenangan untuk menentukan kelulusan. Penentuan ini dilakukan lewat rapat dewan guru,” jelasnya.

“Jadi, penentuan kelulusan anak didik tahun ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kelulusan anak didik ditentukan masing-masing sekolah. Dan, UN tidak hanya sekali dilaksanakan tapi bisa mengulang jika nilai belum bagus. Ini untuk perbaikan nilai UN yang belum memungkinkan,” ujarnya.

Namun demikian, Asa tetap meminta para anak didik supaya mempersiapkan diri secara baik dalam menyongsong UN yang bakal berlangsung pada pekan depan. Kepada orangtua dan pihak sekolah juga, harus terus memperhatikan kesiapan fisik dan mental para anak didik.

Kabid Bina SMA/SMK Dinas PPO Belu Yan Moruk menyebutkan pelaksanaan UN bagi SMA/SMK bakal digelar pekan depan selama tiga hari, dari tanggal 13 sampai dengan 15 April 2015. Terdapat sebanyak 14 sekolah penyelenggara UN bagi jenjang SMA dan 7 sekolah penyelenggara UN bagi SMK.

“Para peserta UN SMA untuk tahun ini sebanyak 2413, SMK 630 dan SMP 3763. Khusus untuk SMP, ada 35 sekolah penyelenggara UN. Jadwal pelaksanaan UN SMP bakal dilangsungkan pada tanggal 4 sampai dengan 7 Mei mendatang,” rincinya.

Mengenai dropping naskah UN, Moruk menuturkan naskah UN bagi SMA/SMK sudah tiba di Kabupaten Belu dan diamankan sementara waktu di Dinas PPO dengan tetap dijaga aparat kepolisian.

“Bahan-bahan UN sudah tiba di Atambua dan Dinas PPO kita jadikan tempat penyimpanan awal distribusi dari provinsi. Nanti H-3 sebelum pelaksanaan UN, dengan dikawal aparat keamanan, naskah akan kita geser ke polsek-polsek terdekat,” ucapnya.

“Soal-soal UN itu sebanyak 20 paket dan ada juga soal-soal cadangan untuk antisipasi bila terjadi kekurangan. Kalau untuk distribusi soal UN SMP, bakal dilakukan H-10 sebelum UN dimulai,” tuntasnya. (*Davidson)