Ratusan Anakan Hortikultura Ditanam Di Halaman SDI Oeletsala Kabupaten Kupang

ZONALINENEWS – OELAMASI, Sebanyak 108 murid Sekolah Dasar Inpres (SDI) Oeletsala Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang ikut kegiatan penanaman tanaman Hortikultura yaitu, anakan Kelapa, Nangka dan Mangga yang ditanam di  halaman sekolah. Kegiatan penanaman anakan yang dilakukan  para murid SDI Oeletsala ini sebanyak kurang lebih 300 anakan, dan kegiatan ini bukan sekedar kegiatan hiburan bagi anak – anak murid saja, tetapi kegiatan tersebut sebagai cara membiasakan anak murid mencintai kegiatan menanam sejak usia dini. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SDI Oeletsala  Ayub Otemusu kepada wartawan usai melakukan kegiatan penananan anakan di lokasi sekolah tersebut, Selasa 31 Maret 2015 pukul 8.30 wita.

tanam anakan di SDI Oeletsala Kabupaten Kupang

tanam anakan di SDI Oeletsala Kabupaten Kupang

Hadir pada kesempatan itu Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang Drs. Hendrik Paut serta sejumlah Pimpinan SKPD diantaranya Kadis Pertanian dan Hortikultura Ir. Arnold Saubaki, Kadis Peternakan Ir. Obed Laha dan Kadis Capilduk Drs. Daniel Takain.

Kepala Sekolah SDI Oeletsala Ayub Otemusu mengatakan kegiatan tanam menanam sudah sering diajarkan kepada para siswa dari usia dini maka, gemar menanam ini akan dibawa hingga dewasa nanti.

“Kita boleh saja menanam bibit atau tanaman apa saja yang penting tanaman tersebut bisa mengembangkan usaha pertanian kita sehingga di setiap desa tempat kita tinggal bisa menghasilkan dan terus mengembang dalam sumber penghasilan  ekonomi dari hasil pertanian dan perkebunan yang jauh lebih baik, dan berharap Pemerintah Kabupaten Kupang untuk kedepannya bisa memberi bantuan anakan sukun dan mangga karena sangat cocok dengan lahan yang ada, “katanya.

Sementara itu Orang tua murid yang juga adalah Tokoh  Masyarakat desa Oeletsala Osias Saban dengan tegas mengatakan tidak ada pilihan lain bagi orang timor untuk memperbaiki taraf hidupnya kecuali hanya dengan menanam. Oleh karena itu gerakan tanam paksa dan paksa tanam yang sering disampaikan Bupati Kupang Ayub Titu Eki patut ditaati dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Disarankan pula supaya infrastruktur jalan yang ada dibenahi sehingga ongkos angkut hasil pertanian dari desa ke pasar-pasar lebih murah.

Sekda Kabupaten Kupang Hendrik Paut, pada kesempatan itu juga mengatakan kegiatan menanam yang dilakukan para siswa patut diapresiasi karena mereka tidak hanya belajar di dalam kelas saja tetapi belajar juga tentang kegiatan bercocok tanam.
Menurut Sekda Hendrik Paut gerakan tanam paksa dan paksa tanam mengharuskan semua komponen yang ada di daerah ini termasuk para siswa untuk terus memberikan perhatian terhadap kegiatan menanam mulai dari pekarangan rumah dan kebun pribadi sampai dilingkungan gereja, sekolah, kantor-kantor pemerintah dan kantor yang lain, karena wilayah Kabupaten Kupang masih memiliki lahan yang cukup luas sehingga sektor pertanian dan perkebunan tetap menjadi sektor andalan utama bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.(*hayer)