Sidang Kasus Blokade Bandara Turelelo Soa 7 April 2015 Ditunda ke 13 April

ZONALINENEWS-NGADA- Sidang Kasus Pemblokiran Bandara Turelelo Soa Kabupaten Ngada, Flores-NTT yang sebelumnya telah diagendakan akan dilanjutkan pada tanggal 7 April 2014 di Pengadilan Negeri Bajawa Kabupaten Ngada yang menghadirkan Bupati Ngada Marianus Sae sebagai saksi kembali mengalami penundaan karena Kejaksaan Negeri Bajawa masih dalam masa cuti atau libur Hari Raya Paskah sebagaimana Surat Edaran Gubernur NTT. Diberitakan sebelumnya,  Sidang perkara kasus akan kembali digelar pada 7 April 2015 di Pengadilan Negeri Bajawa diantaranya mendatangkan Bupati Ngada Marianus Sae sebaga saksi persidangan perkara.

Suasana sidang

Suasana sidang

Pantauan media ini 7 April 2015, Kantor Pengadilan Negeri Bajawa sudah beraktifatas setalah libur Paskah , namun Kantor Kejaksaan Negeri Bajawa masih libur pasca. Dihubungi wartawan media ini, Wakil ketua Pengadilan Negeri Bajawa, Hiras Sitanggang, SH.MM melalui handpone nya kepada wartawan mengungkapkan Kantor Pengadilan Negeri Bajawa sudah dibuka untuk kembali beraktifitas seperti biasa mulai tanggal 7 April 2015 namun ada surat resmi dari pihak Kejaksaan atas edaran kejaksaan Tinggi di Kupang bahwa lembaga Kejaksaan seusai Surat Edaran Gubernur NTT menyatakan bahwa usai Hari Raya Paskah mestinya aktifitas baru kembali dibuka terhitung sejak tanggal 8 April 2015. Jadi, tambah dia, Sidang Kasus Blokade Bandara Turelelo Soa sudah dijadwalkan kembali akan digelar pada tanggal 13 April 2015.

Sementara Kajari Bajawa Raharjo Kisnanto, SH kepada media ini melalui handponenya 7 April 2015, menginformasikan berhubung ada surat edaran dan pemberitahuan dari atasan dalam hal ini Kejaksaan Tinggi di Kupang, Kejaksaan masih dalam suasana libur kantor namun sidang kasus Blokade Bandara Turelelo Soa sudah dijadwalkan akan digelar pada tanggal 13 April 2015.

“Ada edaran dari Gubernur NTT bahwa hari ini masih libur atau masih dalam suasana Hari Raya Paskah maka sidangnya kami tunda ke tanggal 13 April 2015. Surat Edaran dari Gubernur diteruskan ke Kejati lalu Kejati meminta pertimbangan pada Jaksa Agung Muda Pembinaan. Karena masih dalam suasana libur Paskah maka kami juga akan kembali beraktifitas secara resmi besok 8 April. Karenaitu persidangan digeser ke tanggal 13 April 2015”, ungkap Kajari Bajawa, Rahardjo Kisnanto, SH (*wrn)