Tradisi Biaya Konsumsi UN SDI Lindi, Bebankan Orang Tua Siswa

Zonalinenews-Kupang, Tahun 2014 lalu, dalam rangka US dan UN siswa/i tingkat SD-SLTP dunia pendidikan NTT heboh dengan biaya konsumsi pengawas yang harus dibebankan ke orang tua murid. Tradisi itu tak ketinggalan juga di SDI Lindi, Desa Benteng Tawa, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aktifitas di SDI Lidi

Aktifitas di SDI Lidi

Jelang Ujian Sekolah (US) /Ujian Nasisonal (UN) Rabu, 09 April 2015 orang tua siswa/i adakan rapat di SDI Lindi dalam rangka membahas biaya konsumsi pengawas sekaligus siswa/i selama US/UN tahun ajaran 2015/2016 nanti. Informasi yang dihimpun media ini, Berdasarkan kesepakatan rapat Orang tua siswi yang namanya tidak dipublikasikan kepada media ini mengatakan, hasil rapat di Aula SDI Lindi bahwa setiap orang dibebankan ayam masing-masing satu ekor, uang sebesar 50 ribu rupiah, beras 5 kilogram, sayur ditanggung masing-masing dan akan dibawakan ketika tanggungan masak nanti saat US/UN .

”Kami orang tua memang berat, setiap tahun bagi orang tua yang punya anak kelas enam, anggaran konsumsi pasti dibebankan. Mana kami pikir biaya anak kami di tingkat SLTP, SLTA dan Kuliah. Ya, mau tidak mau harus takluk dan ikut saja. Biar sudah, ” jelasnya dengan suara melemah. Ketika ditanya apakah tidak ada anggaran dari sekolah? Dirinya menjawab, oh anak kami tidak tahu tentang hal itu, yang kami tahu hanya setiap tahun ada US/UN jelas kami sebagai orang tua tinggal kumpul uang saja, tambah lagi demikian.

Untuk diketahui, US akan berlangsung senin pekan depan, sedangkan UN akan dilaksanakan tanggal 18 Mei 2015 mendatang . ”Nanti anggaran untuk UN akan diadakan rapat lagi. Yang sekarang masih anggaran untuk US saja. Jadi, tanggung ayam pasti tambah lagi satu ekor lagi. Berarti uang, ayam, beras, dan sayur kumpul lagi. Dengan tanggungan masak empat orang dalam satu hari,”pungkasnya .

Negara melalui kementerian pendidikan telah menggulirkan Dana BOS dari pusat sampai ke tingkat daerah untuk pembiayaan pendidikan wajib belajar sembilan tahun.

Tapi kenapa anggaran dana BOS untuk pembiayaan siswa tidak dilaksanakan. Masihkah dibebankan kepada siswa …? tanya.  Untuk diketahui, siswa/i SDI Lindi yang akan mengikuti US/UN sebanyak 24 orang. Hingga berita ini diturunkan, media ini belum konfirmasi dengan pihak Dinas Pendidikan Ngada dan Kepala Sekolah SDI Lindi. (*Intan)