Wakil Bupati Kupang Bangga Dengan Kerja Keras Masyarakat Translok

Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno

Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno

ZONALINENEWS – OELAMASI, Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno melakukan panen perdana bersama masyarakat Transmigrasi Lokal (Translok) Bisolo Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang, Jumat 24 April 2015 pukul 9.30 wita.  Masyarakat Bisolo yang tergabung dalam 17 kelompok tani didesa Tuakau pada awal tahun 2015 ini melakukan penen perdana padi sawah tadah hujan yang digarap bersama-sama yang luasnya mencapai 57 hektare.

Wakil Bupati Kupang  Korinus Masneno dalam sambutannya mengatakan,  negara Indonesia merupakan negara yang kaya dan memiliki potensi pertanian yang besar karena memiliki lahan yang luas ditunjang dengan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani.

Lanjutnya, Melihat kondisi tersebut  seharusnya tidak ada masyarakat yang lapar asal mau berusaha dan berkerja keras. “Salah satu syarat untuk mencapai keberhasilan ialah memiliki semangat dan kerja keras, “ujarnya Masneno.

Masneno menilai bahwa apa yang dicapai masyarakat desa Taukau merupakan bentuk nyata suksesnya gerakan tanam paksa paksa tanam yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang. Untuk anggota TNI dan tenaga PPL yang telah berpartisipasi mendukung masyarakat dalam mensukseskan gerakan tanam paksa paksa tanam di Kabupaten Kupang, Pemkab kupang mengucapkan terima kasih. “Saya sangat bangga dengan  upaya dan kerjasama masyarakat di daerah translok Bisolo yang terdiri dari berbagai etnis seperti flores, Timor, Sabu dan Sumba yang memanfaatkan lahan secara baik untuk bertani dan saya merasa bangga bisa menyaksikan secara langsung panen perdana ini, “katanya.

Ia berharap, masyarakat terus memacu diri menjadi lebih baik lagi dan menerima inovasi/perkembangan yang ada sehingga aktifitas pertanian menjadi lebih baik dan produktifitas pertanian dapat meningkat. “saya bangga dengan upaya dan kerja keras masyarakat, “uangkapnya.

Ia menambahkan,  masyarakat memiliki orientasi pasar sehingga hasil pertanian yang ada tidak hanya untuk dikonsumsi melainkan juga dapat dijual sehingga mendukung peningkatan ekonomi keluarga yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti biaya pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan lain sebagainya.

Sementara Dandim 1604 Kupang, Kolonel Subar dalam sambutannya mengatakan TNI siap mendukung masyarakat dalam pengembangan usaha pertanian. Dikatakannya kehadiran TNI AD dalam sektor pertanian merupakan aksi nyata mendukung kebijakan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka menuju swasembada beras.

Menurut Subar, ketahanan Nasional bukan semata-mata berbicara kekuatan alat perang melainkan bagaimana ketahanan ekonomi dapat tetap kuat. Sektor petanian merupakan salah satu aspek yang dapat mendukung kekuatan ekonomi sehingga negara kita tidak perlu impor beras dari luar melainkan dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Untuk itu dirinya menghimbau agar masyarakat terus menggalan kerjasama dan kekompakan dalam memajukan pertanian di daerah nya masing-masing. (*hayer)