BTPN Cabang Kupang Terkesan Tolak Nasabah Lakukan Pelunasan Pinjaman

Kantor BTPN Kupang

Kantor BTPN Kupang

Zonalinenews – Kupang, Sejumlah Nasabah Purna Bakti Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Cabang Kupang kesal dengan kinerja BTPN yang seolah – olah melakukan larangan bagi seluruh pensiunan dalam melunasi pinjamannya di BPTN tersebut.

Salah satu warga Naibonat Kabupaten Kupang yang merupakan Pensiunan pegawai dilingkup TNI AD  Adolvo De Carfailo mengatakan, pinjaman yang di ambil dari BTPN sebanyak 80 juta, sendangkan angsuran pembayaran selama satu tahun sudah sebesar belasan juta, untuk itu dirinya merasa bunga pinjaman sangat besar sehingga ingin melunasi pinjamannya pada BTPN, namun yang terjadi disaat dirinya ingin melunasi semua pinjaman pihak BPTN terkesan berbelit – belit dan tidak transparan terhadap nasabah.

Lanjutnya, untuk pelunasan pinjaman dirinya sudah mengajukan dari tiga bulan lalu, bulan ini dirinya sudah tiga kali mendatangi BTPN. “ Saat ini kita datangi lagi BTPN masih terus mengulur waktu pengajuan ke tanggal 19 Juni 2015 mendatang. Saya berniat untuk melunasi semua pinjaman saya di BPTN ini karena saya tidak ingin bunga bertambah lebih besar lagi di BTPN, “ungkap Adolvo kepada wartawan di pelataran Purna Bakti BTPN cabang Kupang, Selasa 19 Mei 2015 pukul 15.30 wita.

Dikatakannya, untuk melunasi semua pinjaman miliknya ini di BPTN, dirinya harus mengadaikan tanah miliknya. “BPTN tidak tranparan dalam menjalankan aturan yang ada sehingga sebagai nasabah merasa sangat dirugikan. Seharusnya saya sudah bisa melunasi semua pinjaman sehingga pembayaran anguran bunga tidak ada lagi tetapi saya dibuat harus membayar bunga pinjaman terus ,”ungkapnya.

Adolvo mengelukhan sikap pegawai BTPN sendiri terhadap nasabahnya sangat tidak ramah, sikap yang ditujukan pada saat nasabah mengajukan permohonan pelunasan sangat kasar  seperti anjing yang lagi mengongong. “ Kita kesini bukan untuk ribut tetapi kita ingin melunasi semua pinjaman sehingga dirinya tidak inggin lagi berurusan dengan BTPN, tetapi yang kita dapat pelayanan yang sangat kasar, “kata Adolvo.

Ketika ingin di konfirmasi wartawan Kepala Purna Bakti BTPN Cabang Kupang oleh salah satu petugas keamanan (security) dan beberapa karyawan yang berjaga – jaga di depan pintu masuk BTPN mengatakan, kepala tidak berada di tempat, tetapi lagi tugas ke luar daerah. (*sari)