Diduga Stres, Syahdan Nekad Bunuh Diri di Jembatan Liliba

Jasad korban Syahdan Harinata saat ditemukan

Jasad korban Syahdan Harinata saat ditemukan

Zonalinenews,Kupang – Syahdan Harinata (42), ditemukan tewas di bawah jembatan. Kelurahan Liliba, Kamis (7/5), sekitar pukul 11.30 wita. Tubuh korban hancur dan hampir tak dikenali karena benturan benda keras. Diduga, korban nekad menghabisi nyawanya dengan cara melompat dari jembatan karena dalam keadaan depresi berat. Saat ditemukan jasad korban sudah membusuk dan mengenakan celana panjang kain warna hitam serta baju kaos warna orange dengan jaket warna hitam.

Selain itu, dompet dan handphone milik korban juga masih utuh di dalam saku celana korban.
Salah satu saksi mata, Maxi Weha, mengatakan, saat itu dirinya hendak mengambil air di kali untuk menyiram tanamannya. Namun, saat tiba di lokasi, dirinya melihat ada sosok mayat yang sudah dikerumuni lalat dan telah berbau.
“Saya cium bau. Saat saya angkat muka saya kaget karena ada mayat dan dikerumuni lalat. Saya langsung lari ke rumah dan memberitahu warga lainnya,”ungkap Maxi Weha.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Gigih A. Putranto, saat ditemui di TKP mengatakan, korban diduga melakukan niatnya sejak hari Senin lalu. Hal ini dibuktikan dengan kondisi jasad korban yang sudah membusuk serta keterangan dari keluarga korban.

Dijelaskan, berdasarkan hasil olah TKP pihaknya sudah berhasil mengidentifikasi identitas korban lewat KTP dan nomor hand phone milik korban. Saat ini pihaknya sudah berhasil menghubungi pihak keluarga korban. Sesuai identitas KTP yang diperoleh pihaknya, korban merupakan warga Makasar yang saat ini berdomisili di Kupang. Sedangkan penyebab kematian korban, menurutnya, belum bisa dipastikan karena harus menunggu hasil otopsi.

“Penyebabnya kematian nanti dulu karena masih tunggu hasil otopsi pihak rumah sakit,” ujarnya.
PantauanZonalinenews, jasad korban sulit dievakuasi dan memakan waktu sangat lama karena kondisi jalan yang terjal. Proses evakuasi itu berhasil ketika ratusan aparat kepolisian Polres Kupang Kota serta Polsek Kelapa Lima dibantu sebagian warga untuk melakukan evakuasi jasad korban. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan otopsi. (*amar)