Jaksa Lagi-lagi Gagal Seret Bupati Sumba Barat ke Jeruji Besi

Bupati Sumba Barat Jubilate Pieter Pandango saat di Kejati NTT

Bupati Sumba Barat Jubilate Pieter Pandango saat di Kejati NTT

Zonalinenews – Kupang, Upaya penyidik Kejati NTT yang hendak menjebloskan Bupati Sumba Barat terkait kasus korupsi senilai 3,2 milyar kedalam jeruji besi, lagi-lagi gagal total dengan alasan tersangka sedang sakit. Padahal menurut hasil periksa Dokter mengatakan kalau tersangka sehat-sehat saja, hanya drop saat hendak disodorkan surat perintah penahanan oleh Penyidik Kejati NTT.Rabu 13 Mei 2015.

Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango tersangka kasus Korupsi Proyek Pengadaan 158 Unit motor dan mobil si Setda Kabupaten Sumba Barat yang sekarang sedang di rawat di Rumah Sakit Bayangkara Kupang NTT. Suasana di rumah sakit ini agak sedikit tegang dan hiruk pikuk karena keluarga saat kedatangan Penyidik Kejaksaan yang membawa serta surat perintah perubahan status dari tahanan Kota menjadi tahanan Rutan. Walau telah dinyatakan sehat oleh dokter dan dapat menjalani rawat jalan tapi penyakit orang nomor satu di Sumba Barat ini kambuh lagi saat di saodorkan surat perintah penahanan oleh Penyidik Kejati NTT.

Menurut Abdul Wahab sebagai Kuasa Hukum mengatakan,kalau sebenarnya kondisi kesehatan tersangka masih memerlukan control perawatan secara intensif. Pihaknya mempertanyakan perubahan status penahanan oleh pihak Jaksa, karena tersangka masih dalam masa tahanan kota kenapa harus pindah ke tahanan Rutan, “kata Abdul.

Ridwan Angsar, Kasi Pekum Kejati NTT mengatakan, pihaknya tidak merasa mengeluarkan surat perintah penahanan seperti yang disampaikan oleh Kuasa Hukum tersangka. Sementara itu penyidik kejati sendiri menampik kedatangan mereka ke Rumah Sakit  bukan untuk melakukan penahanan tapi hanya memantau kondisi kesehatan tersangka. Hingga saat ini status terhadap Bupati Sumba Barat baru menjalani 5 hari masa penahanan Kota setelah resmi penyidik kejati mengeluarkan surat penahanan Kota pada tanggal 09 mei lalu,”ujar Ridwan.

Terkait kasus korupsi senilai 3,2 milyar ini, peranan Bupati Sumba Barat Piter Pandango selaku kuasa pengguna anggaran mengeluarkan memo terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Sesuai dengan temuan jaksa pengadaan barang berupa motor dan mobil dinas di Setda Kabupaten Sumba Barat pada tahun 2012 lalu, tidak sesuai dengan speck dalam perjanjian kontrak. (*Sari)