Kapolres Ende Dinilai Tidak Cerdas Terkait Pemberian Izin Keramaian Balap Motor

Balap Motor di Kota Ende

Balap Motor di Kota Ende

Zonalinenews-Ende, Kepala kepolisian Resort Ende (Kapolres) dinilai tidak cerdas dalam memberikan izin keramaian terkait lomba balap motor di Jalan Eltari Ende. Pasalnya pusat Kota di jalur area utama tempat pelayanan publik yang seharusnya tidak pantas untuk diselenggarakan lomba balap motor kemudian dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan lomba balab motor. Ungkap  Direktur Flores Institute For Resource Development (Fird Ende) Vinsen Sangu kepada Zonalinenews Sabtu 02 Mei 2015.

Vinsen mengatakan penyelenggara perlombaan tersebut menyebabkan terhambatnya akses pelayanan publik akibat lomba balap motor dilaksanakan di area tersebut yang pada dasarnya tempat tersebut tidak layak untuk dijadikan arena balap motor.

Dikatakannya, Jalan Eltari merupakan area utama tempat pelayanan publik semisal PLN yang membutuhkan akses full 1 x 24 jam kemudian terhambat akibat perlombaan balapan  motor diselenggarakan di area tempat tersebut.

Ditegaskannya, Kapolres Ende telah menorehkan sejarah baru untuk masyarakat di kabupaten Ende. Pasalnya penyalahgunaan sarana dan prasarana umum untuk kepentingan penguasa ekonomi menyebabkan tempat tersebut diizinkan untuk diselenggarakan balap motor dan sebgai pemuas dahaga.

Vinsen Sangu Mengatakan, Rasanya Penting Kapolda untuk segera mengevaluasi kinerja kepemimpinan Kapolres Ende yang dinilai tidak cerdas dan cermat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di kabupaten Ende. Karena menurutnya jalan eltari Ende bukan tempat sirkuit lomba balapan motor namun jalur jalan eltari merupakan jalur jalan pusat pelayanan publik.

Sekretaris Pusat Kajian Dan advokasi (Pusam) Ende Oskar Vigato, mengatakan pihaknya pasti mendukung penyelenggara kegiatan balap motor ini, apalagi kegiatan perlombaan ini juga merupakan ajang pencarian bakat tetapi berkaitan dengan tempat pelaksanaan kegiatan harus di evaluasi karena masalahnya jalur jalan eltari merupakan tempat akses pelayanan publik.

Oskar Vigato mengatakan apakah tidak ada tempat lain yang harus di jadikan sebagai tempat atau arena perlombaan sedangkan kita sendiri tahu bahwa di jalan eltari adalah pusat atau sentralnya pelayanan publik yang selayaknya tidak perlu untuk dijadikan sebagai tempat perlombaan balap motor karena balap motor sangat beresiko tinggi terhadap keamanan dan kenyamanan warga setempat.

Warga Dionisius Loy mengatakan, pada dasarnya mendukung kegiatan perlombaan ini apalagi iven ini merupakan iven yang bergengsi terjadi di ende dan iven ini di hadiri juga oleh pembalab – pembalab muda dari kupang dan  sikka yang peduli dengan olah raga balab motor tetapi tempat kegiatan balab ini tidak layak untuk dijadikan sebagai arena sirkuit balap motor karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan rekan – rekan ojek”. Ungkap salah seorang warga dionisius loy kepada wartawan saat dikonfirmasi di jalan eltari ende.

Tukang ojek Adriano dewa mengatakan aktivitas ojek kami macet akibat lomba dilaksanakan di jalan Eltari sementara jalan tersebut sangat tidak layak untuk diselenggarakan lomba balab motor.

Ia menanyakan mengapa tidak dilaksanakan di luar kota yang tidak menggangu aktivitas warga atau pengendara. Jelasnya. Menurutnya kalau pemerintah belum bisa membangun tempat khusus sirkuit balap motor maka jangan memaksakan diri untuk melaksanakan kegiatan di ende.

Kapolres Ende, AKBP Johanes Bangun enggan memberikan komentarnya saat dikonfirmasi via SMS pada pukul 16.09 wita oleh wartawan Zona Line News di Ende. (Ryan Laka)