Krisis Air di Tiweria Kabupaten Ende dan Kisah Sukses STBM

Sidus Wodo

Sidus Wodo

Zonalinenews-Kupang, Desa Tiweria terletak di Kecamatan Nanganpanda Kabupaten Ende dengan potret alam yang sangat indah namum keindahan tersebut ternodai dengan kesulitan warga desa mengakses air bersih, karena untuk mengakses air bersih warga desa Tiweria harus berjalan kaki sejauh 3 Kilo Meter ke Desa tetangga Desa Timbazia, belum lagi pada musim kemarau warga setempat harus mengeluarkan dana sebesar 500 ribu rupiah per rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan air bersih padahal Jumlah penduduk desa Tiweria sebanyak 527 orang yang terdiri dari   pria 253 orang dan wanita 274 orang.

 Dengan kondisi ini tidak menyurutkan langkah para fasilitator Plan Internasional dibawah Komando, Sidus Wodo, pada bulan Mei 2014 menggagas kegiatan STBM di desa Tiweria.   Berbekal ilmu pengetahuan yang diperoleh Sidus di Kota Ende selama 3 hari oleh Pokja AMPL tentang STBM, dan setelah pelatihan Sidus terjun ke Lokasi Tiweria walaupun dengan keraguan namum Sidus bersama Tim STBM Kecamatan memberanikan diri terjun ke Lokasi desa Tiweria dengan satu tekad tujuan mengsukseskan Program STBM di Tiweria,” Kata Sidus Wodo pada acara Learning Event STBM Propinsi NTT 2015 yang berlangsung di Hotel Swiss Bell Inn Kupang 27 Mei 2015.

Sidus menjelaskan,kedatangan tim STBM di desa Tiweria langsung diterima dengan penuh antusias karena program pemicu STBM diterima masyarakat setempat. “ Pada saat kami tiba di desa Tiweria jumlah rumah sebanyak 127 unit, yang memiliki jamban 87 unit rumah sisanya belum memiliki jamban dan warga buang hajat di hutan dengan alasan tidak memiliki jamban serta kesulitan untuk mengakses air bersih,” ujar Sidus.

Setelah melakukan pemicuan dan sharing kepada warga setempat dibantu oleh Kepala Desa, Nikolaus Ndaka serta para tokoh masyarakat, tokoh Agama dan Tokoh Pemuda, kurang lebih 7 bulan bulan tepatnya Bulan November 2014 Desa Tiweria dinyatakan Tim verifikasi STBM tingkat Kecamamantan sebagai Desa STBM dan Inklusi STBM karena mengakomodir kebutuhan bagi warga keterbatasan mental (Disabilitas). (*tim)