Mahasiswa Universitas PGRI Kupang Jadi Korban Tabrak Lari

Sob Benael

Sob Benael

ZONALINENEWS – KUPANG, Nasib naas menimpa dua mahasiswa Universitas PGRI Kupang Sarifudin Amir jurusan PJKL dan Susanti Patireta jurusan bimbingan konseling yang sedang mengendarai sepeda motor merk Honda Karisma  dengan nomor polisi DH 2552 YA yang diduga menjadi korban tabrak lari oleh oknum Anggota Polisi Satua Lalu Lintas (Lantas), Rabu 27 Mei 2015 pukul 10.30 wita, Hingga kedua korban mengalami cedera luka di bangian tanggan dan kaki.

Salah satu korban Sarifudin Amir di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di samping Kantor Lurah Kelapa Lima Kota Kupang kepada wartawan mengatakan, dirinya sedang bergoncengan  derngan temannya saat melintasi jalan Sam Ratulangi dengan tujuan ke kampus tiba – tiba di tabrak dari belakang oleh oktnum Polisi Lantas. Ketika dirinya ditabrak ia merasa kaget dan tidak bisa mengontrol motor yang ditungganginya hingga dirinya menabrak  salah satu warga Kelurahan  Kelapa Lima Sob Benael 40 tahun yang sedang berjalan kaki.

Manurutnya, ketika dirinya ditabrak ia bersama teman langsung terjatuh dari motor. Dan pelaku tersebut langsung melarikan diri. “Kejadian ini sangat cepat sekali saya hanya melihat yang menabrak saya dari belakang itu pelakunya mengunakan motor dinas Polanstas yang berwarna putih lengkap dengan seragam Lantasnya, “ungkap Sarifudin.

Ia sangat bersyukur pada saat kejadian tersebut tidak ada kendaraan roda dua maupun roda  empat yang melintasai jalan itu sehingga dirinya tidak menjadi korban tabrak lari yang lebih berat lagi. “Perilaku oknum anggota Lantas ini sangat tidak tidak manusiawi sekali, “ujarnya.

Pelaku yang menabrak dirinya kata Sarifudin itu adalah anggota Lantas tetapi dirinya tidak mengetahui anggota Lantas dari Polda NTt atau dari Pelres Kupang Kota. “Saya melihat dengan jelas kalau saya di tabrak oleh anggota Lantas. Saya tidak tahu kalau dia tugas dimana karena ketika saya ditabrak pelaku tidak berhenti tetapi pelaku langsung melarikan dirinya.

Salah satu warga Kelapa Lima Ady Ufi yang melihat kejadian itu kepada wartawan ia mengatakan, ketika korban ini ditabrak anggota Lantas itu tidak berhenti tetapi malah lari terus. “Kita warga yang melihat sudah berteriak agar anggota Lantas itu mau berhenti dan mau bertangungjawab atas apa yang sudah ia lakukan. Namum teriakan kita sia – sia saja, karena pelaku terus saja melarikan diri, “katanya.

Ditambahnya, korban ketika ditabrak seluruh warga yang melihat langsung membawa korban ke pemukiman warga untuk mendapat pertolongan  pengobatan secara darurat.

Pantauan zonalinenews di TKP korban Sarifudin Amir berserta rekannya Susanti  Patireta mengalami luka – luka di bagian tanggan dan kaki. Begitu juga  dengan Motor yang digunakan korban mengalami susak berat. Sedangkan korban Sob Benael juga mengalami luka yang sama sehingga korban juga mendapat bantuan pengobatan dari warga setempat. (*hayer)