Majelis Hakim Tolak Eksepsi Acy Jean

Acy Jean usai sidang

Acy Jean usai sidang

Zonalinenews,Kupang – Sidang kasus narkoba yang melibatkan terdakwa Jean Vicky Zetha alias Cece, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, Senin 18-05-2015. Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang diketuai, Ida Bagus Dwiyantara, SH. Mhum dengan hakim anggota, Suryanto SH dan DR. I Ketut Sudira, SH,MH menolak eksepsi terdakwa yang diajukan penasehat hukum. Majelis hukum menilai eksepsi terdakwa tidak masuk dalam ranah eksepsi.

Dalam eksepsi terdakwa yang diajukan penasehat hukum terdakwa bahwa berdasarkan rekomendasi hasil Tim Assemen terpadu dengan Nomor : R/118/IV/KA/PM.01/2015/BNNP.NTT tanggal 08 April 2015 menyatakan bahwa, terdakwa Acy Jean tidak terlibat sebagai jaringan peredaran narkotika, namun yang bersangkutan tetap harus menjalani pemidanaan berupa pidana penjara. Hal itu dikuatkan lagi dengan hasil analisa tim assemen medis pada tanggal 24 Februari 2015, diperoleh hasil adanya gejala yang berkaitan dengan gangguan mental dan prilaku akibat penggunaan Zat Amfetamin (shabu) berupa penggunaan yang merugikan. Sindrom ketergantungan dan gejala putus Zat sehingga memenuhi kriteria sebagai pecandu.  Olehnya, terdakwa agar direhabilitasi rawat nginap di Balai Besar Rehabilitasi BNN Badoka di Makasar dalam kurun waktu maksimal satu tahun.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan yang digelar pada tanggal 11 Mei 2015, JPU dalam dakwaan primer mengatakan perbuatan terdakwa dapat diancam pidana sesuai pasal 114 ayat (2) undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan dalam dakwaan subsidiair JPU menyatakan terdakwa dengan sengaja memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram yaitu Narkotika golongan 1 jenis shabu sebanyak 9,5681 gram.

Untuk diketahui, terdakwa ditangkap oleh Tim Ditresnarkoba Polda NTT pada tanggal 20 November 2012 lalu sekitar pukuk 09. 45di depan kantor PLN Kupang, Jalan Palapa, Obobo Kupang dengan barang bukti Narkotika golongan 1 jenis shabu sebanyak 9, 5681gram.

Pantauan Zonalinenews, saat memasuki ruang sidang terdakwa selalu saja menggigit jari tangannya. Ironisnya, saat dalam ruangan tahanan terdakwa tidak melakukan hal itu. Sidang akan dilanjutkan pada hari Senin tanggal 25 Mei 2015 dengan agenda pemeriksaan saksi.  (*amar)