Pembagunan SPBU Di Kelurahan Fatubesi Menyalahi Aturan

Jabir Marola

Jabir Marola

ZONALINENEWS – KUPANG, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang sangat tidak setuju dengan dikeluarkan surat ijin pembagunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kelurahan Fatubesi Kota Kupang oleh Pemerintah Kota Kupang milik salah satu pengusaha muda yang sukses di Kota Kupang. “Lahan  yang dulunya bekas sekertariat calon Walikota Kupang Jeriko ini memang benar sangat strategis untuk dibagunkan SPBU, tetapi letak lahan ini sangat menyalahi aturan AMDAL dan AMDALALINnya, “kata anggota DPRD Kota Kupang asal partai NASDEM Jabir Marola kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Selasa 19 Mei 2015 pukul 11.30 wita.

Menurutnya, apabila areal tersebut dibangun SPBU tidak menyalahi aturan aturan AMDAL dan AMDALALIN maka tempat tersebut sangat strategis untuk bagunan SPBU. Tetapi sangat disayangkan area tersebut tidak bisa digunakan untuk pembagunan SPBU karena melangar aturan AMDAL dan AMDALALIN. Pasalnyan area tersebut adalah area pemukiman warga. Dan bukan hanya itu saja tetapi di samping area tersebut terdapat Sekolah Dasar (SD) dan itu artinya sangat berbahaya bagi warga sekitar dan murid – murid.

“Apabila SPBU tersebut jadi di bangun maka jalur tersebut akan menjadi macet karena ruas jalan yang sempit dengan dua jalur. Sangat disayangkan lagi jalan tersebut sudah tidak bisa dikembangkan lagi menjadi lebar, “kata Jabir.

Ia berharap Pemerintah Kota Kupang bila mengeluarkan ijin SPBU milik siapapun harus sesuai dengan AMDAL dan AMDALALIN. “Masalah AMDAL dan AMDALALIN ini sangat penting untuk di perhatikan jangan disepelekan karena tahun – tahun mendatang Kota Kupang sudah pasti penduduknya semakin padat begitu juga dengan kendaraan roda dua mau pun roda empat. “Saya sangat setuju dengan penambahan SPBU di Kota Kupang tetapi setiap pembagunan SPBU tentunya harus sesuai dengan aturan yang berlaku di kota ini, “ungkap Sekertaris Komisi II itu. (*hayer)