Pembunuh di Jalan Kelimutu Lorong Ganyo Ende Siap di Hukum

terdakwa kasus jalan kelimutu ende

terdakwa kasus jalan kelimutu ende

Zona Line News- Ende, Sidang Putusan yang digelar Selasa, 12 Mei 2015, yang dipimpin oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ende, Ni Made Purnami, memutuskan Empat terdakwa kasus pembunuhan siap dihukum. Pasalnya kasus pembunuhan yang terjadi beberapa waktu yang lalu tepatnya di jalan Kelimutu lorong ganyo kabupaten ende diputuskan telah melanggar Peraturan perundang – undangan Hukum Pidana kasus pembunuhan berencana, No 340 junto pasal 55 ayat 1.Demikian

Diungkapkan Majelis Hakim Murthada Moh. Mberu ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya. Selasa 13 Mei 2015.

Mberu Mengatakan, kasus pembunuhan yang menyeret empat terdakwa atas nama Polce Afrianto Mengngi, Kaleb Aprianus Ngadoi, Daniel Ngaddy dan Sdr Max Richard Ngaddy, telah melakukan pelaggaran hukum pidana akibat kasus pembunuhan yang terjadi di beberapa waktu lalu di ende.

Dikatakannya,  pelanggaran hukum pidana yang dilakukan oleh empat terdakwa beberapa waktu lalu yang berujung pada korban meninggal dunia akibat tikaman pisau menembus ditubuhnya menyebabkan motif kasus pembunuhan tersebut masuk dalam motif kasus pembunuhan berencana.

Dijelaskannya, akibat pelanggaran hukum pidana yang dilakukan oleh empat terdakwa dan sesuai keputusan dari meja persidangan hakim memutuskan akan di penjarakan empat terdakwa tersebut, antaranya dua orang terdakwa atas nama . Polce Afrianto Mengngi alias Wiro dan Kaleb Aprianus Ngadoi, alias Kaleb dibebankan hukuman selama 15 tahun penjara. Dan dua diantaranya atas nama Daniel Ngaddi alias Daniel 20 tahun penjara dan Max Richard Ngaddy alias Max di bebankan 13 tahun penjara.

Menurutnya, berdasarkan tuntutannya hingga sidang putusan tetap diputuskan 20 tahun dan tiga terdakwa lainya diputuskan sedikit adanya keringanan. Pasalnya, dua terdakwa yakni Wiro dan Kaleb dituntut 16 tahun penjara dan Richard 14 tahun namun tiga terdakwa lainya yang bukan pelaku utama ditemukan dalam persidangan ada hal – hal yang meringankan terdakwa seperti terdakwa kelihatan sopan – santun disaat persidangan putusan berlangsung maka Wiro dan Kaleb Di putuskan oleh majelis hakim 15 tahun penjara dan Richard 13 tahun penjara.

Disampaikanya, fakta persidangan di temukan ada hal – hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatan terdakwa yang meresahkan masyarakat kebanyakan, terdakwa ditemukan berbelit – belit saat dalam persidangan dan perbuatan terdakwa menyebabkan keluarga korban menderita berkepanjangan akibat peristiwa pembunuhan yang dilakoni terdakwa.(*Rian Laka)