Polisi Sita Dua Mobil Hasil Tipuan Direktur Arisan Modern

Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin

Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin

Zonalinenews,Kupang – Dua mobil milik Ruben Edi Wegi, Direktur Arisan Modern kini disita aparat Polres Kupang Kota. Dua mobil tersebut disita sebagai barang bukti penyelidikan kasus tersebut. Dari dua mobil itu, salah satu mobil dikembalikan ke pihak korban dengan alasan mobil tersebut masih berstatus kredit. Selain sebagai penanggung jawab konser grup band Slank, pelaku penipuan dan penggelapan mobil ini juga bertindak sebagai bendahara. Hingga kini pihak kepolisian masih menetapkan Ruben sebagai pelaku tunggal.

“Kami sudah sita dua mobil. Namun, satu mobil kami kembalikan ke korban dengan alasan kemanusiaan. Soalnya mobil tersebut masih dicicil untuk melunasi asuransinya.”
Hal ini disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin, saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu,6-05-2015.

Musni menjelaskan, dalam hasil penyidikan pihaknya, ada satu mobil yang sudah dijual pelaku. Modus operandi yang digunakan pelaku yakni sengaja menawarkan mobil untuk dibeli. Setelah meyakinkan korban dengan menyerahkan sebagian uang, pelaku meminta STNK dan BPKB kendaraan. Selanjutnya mobil tersebut dijual pelaku ke pihak lain dengan harga Rp. 1 juta.  Hasil menjual mobil tersebut, lanjut Musni, untuk membiayai konser musik grup band Slank dan mendatangkan sound sistem dari Surabaya.

“Bukti-buktinya sudah cukup. Sejauh ini Ruben masih ditetapkan sebagai pelaku tunggal,” ungkapnya.

Terkait keterlibatan Vinsen dalam , Musni menjelaskan, sejauh ini Vinsen tidak terlibat dalam kasus ini. Karena Ruben sendiri bertugas sebagai pengelolah keuangan dalam konser tersebut sedangkan Vinsen hanya sebagai penyelenggara konser. “Vinsen hanya sebagai penyelenggara. Soal keuangan Ruben yang mengurus semuanya. Jadi sejauh ini kami masih menetapkan Ruben sebagai pelaku tunggal,”tegasnya.

Sebelumnya, Ruben Edi Wegi, pelaku penipuan dan penggelapan mobil yang warga RT.020, RW.006, Desa Manutapen, Kecamatan Alak, digrebek Tim Buser Polsek Kelapa Lima, Jumad (1/5) lalu di sebuah kamar hotel di Kelurahan Oesapa. Saat digrebek, pelaku sedang bermesraan dengan pasangan mesumnya.  (*amar)