Rumah Terbakar, Thobias Lena Tak Tau Harus Tingal Dimana

Puing -puing rumah  milik  Thobias  Lena di kelurahan Oebobo

Puing -puing rumah milik Thobias Lena di kelurahan Oebobo

Zonalinenews, Kupang – Nasib malang menimpa Thobias Lena Leo (60), rumah miliknya yang terletak di Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, persisnya di belakang markas Polisi Militer, ludes terbakar dilalap api, Selasa 5 Mei 2015, sekitar pukul 09.30 wita. Melihat rumah miliknya terbakar, Thobias yang saat itu baru kembali dari pasar tersontak kaget dan menangis menatap rumahnya yang kini tinggal puing-puing hinga nyaris tak sadarkan diri.

Kepada Zonalinenews, Thobias menuturkan, saat kejadian dirinya berada di pasar menjual hasil sawahnya. Saat kembali dari pasar, dirinya melihat rumahnya sudah ludes terbakar. “Saya tadi pagi-pagi sudah ke pasar. Isteri saya sendirian di rumah. Anak-anak juga sudah keluar semua. Kalau begini kami mau tinggal dimana lagi,” ratapnya.

Sementara itu,isteri Thobias Leo, Yuliana Leo, mengatakan, saat sedang memasak di dapur, dirinya mendengar bunyi ledakan dekat kandang ayam persis di belakang rumah. Penasaran dengan bunyi ledakan tersebut, dirinya keluar menuju arah bunyi tersebut. Ketika tiba diluar, lanjutnya, dirinya melihat ada sumber api yang menyala tepat di kandang ayam miliknya. Melihat adanya sumber api, dirinya langsung kembali ke dalam rumah hendak mengambil air untuk mematikan api. Namun, saat keluar, api sudah membesar dan menjalar. usahanya untuk memadamkan api pun tidak berhasil karena saat itu, api sudah merambat ke rumah induk. Tak bisa berbuat apa-apa, akhirnya dirinya pun pasrah menyaksikan api membakar rumahnya hingga ludes. “Saya sedang masak bubur di dapur. Tiba-tiba saya dengar ada bunyi ledakan. Saat saya keluar saya lihat api sudah menyala di kandang ayam,” tuturnya.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin, ditemui di TKP mengatakan, untuk sementara pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran. Karena masih dalam proses identifikasi. “Saat ini kami belum pastikan penyebab kebakaran. Nanti setelah kami melakukan identifikasi baru bisa tahu penyebabnya,” ujarnya. (*amar)