“ Sakit dan Sibuk” 14 Anggota DPRD Ende Tidak Hadiri Rapat Paripurna

Suasana kursi Anggota DPRD Ende Banyak yang kosong pada sidang Paripurna IV

Suasana kursi Anggota DPRD Ende Banyak yang kosong pada sidang Paripurna IV

Zona Line News– Ende, Berdasarkan Pantauan wartawan Zona Line News, disaat persidangan berlangsung dalam Rapat paripurna lV yang dilaksanakan di ruangan rapat DPRD Ende yang di pimpin langsung oleh oleh wakil ketua DPRD Fransiskus Taso, Selasa 12 Mei 2015. Ternyata terdapat ada Empat Belas Anggota Dewan Perwakilan Rakyart Daerah Kabupaten  Ende tidak hadir mengikuti rapat paripurna lV dengan alasan sakit dan sibuk dengan tugas luar.

Anggota DPRD Ende, Albertus Vinsensius Tani mengatakan rapat paripurna lV yang digelar diruangan rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dihadiri bersama Bupati marsel Y.W Petu dan Wakil Bupati Djafar Ahmad, Sekda Gusti Ngasu, Dirut PDAM namun hanya empat belas anggota Dewan yang hadir dalam rapat paripurna empat (lV). Ungkap wakil ketua BK, Albertus Vinsensius Tani, saat dikonfirmasi wartawan ZLN saat usai mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Ende. Selasa 12 Mei 2015.

Dikatakannya, agenda rapat paripurna lV menyangkut agenda penetapan anggaran APBD yang akan dialokasikan kepada PDAM tahun anggaran 2014-2015 terkait penyertaan modal 3,5 milyard rupiah yang akan dialokasikan untuk PDAM hanya dihadiri oleh Enam Belas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Empat Belas Lainya belum sempat hadir karena sakit dan sibuk dengan tugas luar.

Sementara itu Presidum Germas PMKRI Cabang Ende, Adrianus Pala keika dikonfermasi terkait persoalan ini mengatakan, tugas anggota DPR adalah menjalankan fungsi pengawasan, fungsi anggaran dan fungsi legislasi dan apabila dalam rapat paripurna lV yang diselenggarakan tidak dihadiri oleh empat belas anggota DPRD Ende itu artinya Anggota DPRD Ende tidak maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kontroling apalagi agenda dalam rapat paripurna lV tersebut menyangkut anggaran.

Dikatakanya,  pengawasan tidak saja dilakukan pada saat anggaran dijalankan oleh instansi atau perusahan/lembaga terkait namun fungsi pengawasan ini harus dijalankan oleh tiga puluh (30) anggota DPRD Ende terhitung sejak penetapan anggaran hingga penyelesaiannya dan jika dalam rapat paripurna saja hanya di hadiri dengan enam belas anggota DPR saja menurutnya pengawasan tidak maksimal. (*Ryan Laka)