Sidang Kasus Blokade Bandara Ngada, Ketua JPU Akui Jaksa Diancam

JPU Persidangan Kasus Blokade Bandara Soa

JPU Persidangan Kasus Blokade Bandara Soa

ZONALINENEWS-NGADA, Sidang Kasus Pemblokiran Bandara Turelelo Soa Kabupaten Ngada kembali digelar Rabu 27 Mei 2015 di ruang persidangan Pengadilan Negeri Bajawa dengan agenda jawaban Penuntut Umum atas nota pembelaan Kuasa Hukum dua puluh tiga orang anggota Satpol PP Ngada selaku terdakwa Kasus Pemblokiran Bandara Turelelo Soa Kabupaten Ngada Flores Nusa Tenggara Timur.

Pantauan Tim Zonalinenews di ruang persidangan Pengadilan Negeri Bajawa jalannya persidangan berjalan sesuai agenda hingga usai pelaksanaan. Diberitakan sebelumnya Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bajawa dibawah Pimpinan Kajari Raharjo Budi Kisnanto, SH. MH Siap Menjawab Nota Pembelaan Kuasa Hukum Para Terdakwa Kasus Pemblokiran Bandara Turelelo Soa Ngada.

Kajari Bajawa Raharjo Budi Kisnanto, SH. MH kepada Zonalinenews 27 Mei 2015 di ruang kerja Kejaksaan Negeri Bajawa menegaskan pihak Penuntut Umum (PU) Kejaksaan Negeri Bajawa tetap berpegang teguh pada materi tuntutan yang telah disampaikan dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bajawa. “Pada prinsipnya kami menyampaikan replic yang isinya tetap pada tuntutan pidana penjara dua tahun, subsidier enam bulan kurungan serta denda masing-masing tujuh ratus lima puluh juta rupiah, “ungkap Kajari Bajawa Raharjo Budi Kisnanto, SH. MH.

Ditambahkan Kajari Raharjo bahwa usai proses persidangan berjalan kurang kondusif karena usai pembacaan sempat terjadi insiden kekacauan dari pihak keluarga para terdakwa terhadap Jaksa Penuntut Umum. “Usai pembacaan sempat terjadi insiden dari pihak keluarga para terdakwa terhadap replic Jaksa. Ada ancaman yang katanya mau bakar, ada yang menuduh Jaksa memutarbalikan fakta, ada yang mau mencari Jaksa. Ya begitulah yang terjadi tadi,”tutup Kajari Bajawa Raharjo Budi Kisnanto, SH. MH. (*wrn)