86 KK Desa Fatu Ulan Soe dapat Akses Air Bersih

warga desa  Fatu Ulan Soe dapat Akses Air Bersih

warga desa Fatu Ulan Soe dapat Akses Air Bersih

Zonalinenews-Soe, Kamis 11 Juni 2015, Plan International Indonesia, Program Unit Soe, melalui domain program Water, Hygiene and Sanitation (WASH) bekerja sama dengan Pemerintah dan masyarakat Desa Fatu Ulan, Kecamatan Kie, Timor Tengah Selatan (TTS) melaksanakan kegiatan serah terima perpipaan sepanjang 1450 M dengan 17 tugu kran yang tersebar di rumah-rumah masyarakat Dusun Niaman. Sarana air bersih ini akan di manfaatkan oleh 297 jiwa atau 88 kepala Keluarga (KK) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti pengolahan makanan, kebutuhan mandi cuci dan kakus juga untuk minuman ternak peliharaan serta akan diupayakan untuk memperluas wilayah pertanian khususnya menanam sayur-sayuran dll.

Kegiatan pemasangan perpipaan ini sepenuhnya didanai oleh Plan International indonesia. Pendampingan kegiatan dilakukan langsung oleh Community Devalopment Officer (CDO) yang dibantu oleh pendamping teknik dari Plan dan dikerjakan oleh tenaga teknik dan masyarakat yang ada di wilayah desa tersebut. Masyarakat desa terlibat langsung mulai dari proses persiapan kegiatan, seperti pertemuan-pertemuan untuk memperoleh kesepakatan antara pemerintah, tokoh adat dan semua komponen masyarakat hingga pada proses pemasangan perpipaan. Sistim seperti ini diharapkan dapat membangun komitmen masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan sarana air bersih yang ada untuk kebutuhan dan juga dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga secara optimal. Selain itu, untuk menjaga agar sarana yang ada tetap terpelihara maka akan dibentuk pengelola atau Organisasi Oengelola Air Minum.

Program Unit Manager Plan International Indonesia, Program Unit Soe, melalui CDO Supervisor, Godlief Nggadas acara serah terima di Desa Fatu Ulan, 11 Juni 2015 mengatakan, Plan merupakan salah satu oraganisasi international yang gencar melakukan kampanye pemenuhan hak-hak anak, karena itu diharapkan melalui program-program seperti ini dapat mendukung anak-anak untuk mengakses sarana air bersih lebih dekat, sehingga ketika warga mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah dipagi hari tidak hanya menghabiskan waktu untuk mengambil air atau mandi di tempat yang jauh sehingga mereka terlambat ke sekolah, namun sekarang bisa langsung mengakses sarana tersebut di dekat rumah mereka masing-masing.

“Selain perpipaan di Desa Fatu Ulan, Plan juga membantu masyarakat di desa dampingan lainnya yaitu dengan sarana sumur gali di Desa Oenai, Perlindungan Mata Air (PMA) di Desa Pili, Desa Oenai, Desa Bele Kecamatan Kie, Desa Taebone, Kecamatan Fatukopa, Desa Pisan dan Desa Teluk, Kecamatan Amanuban Timur, Desa Kaeneno dan Desa Silu, Kecamatan Fautmolo,”ujarnya.

Kehadiran Plan International Indonesia di Desa Fatu Ulan sangat membantu masyarakat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih yang merupakan kebutuhan pokok sehari-hari, selain sarana air bersih Plan juga membantu kami sebagai relawan untuk mengembangkan diri melalui pelatihan-pelatihan terkait managemen kegiatan di desa.

Pada kesempatan yang sama, CDO Plan Interantional Indonesia, Program Unit Soe sebagai pendamping Desa Faut Ulan, Jimmy Lakapu mengatakan, Air merupakan kebutuhan dasar, sehingga bagaimanapun kita harus mencari air untuk memenuhi semua kebutuhan kita sehari-hari. Yang paling penting adalah semoga melalui kegiatan perpipaan ini, kita bisa membantu anak-anak untuk meningkatkan kwalitas kesehatan dan pendidikan mereka dan juga masyarakat dapat meningkatkan ekonomi mereka dengan menanam sayur-sayuran dan lain-lain.

 “Saya sebagai pendaping Desa Fatu Ulan merasa bangga dan berterima kasih atas partisipasi dari Pemerintah, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan masyarakat, terutama anak-anak dampingan Plan yang telah terlibat saat perencanaan kegiatan ini hingga saat proses serah terima hari ini. Semoga kita bisa mendapatkan manfaat yang lebih baik di masa depan,” lanjutnya saat menyampaikan kata sambutan di acara tersebut. (*tim ).