Diduga Gunakan Ijazah Palsu Anggota DPRD Flotim “Diberhentikan”

Ketua KPU Flotim Ernesta Katana

Ketua KPU Flotim Ernesta Katana

Zona Line News, Larantuka- Dalam sambutan pembukaan masa sidang III Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Flores Timur (Flotim), yang berlangsung pada senin 01 Juni 2015 Ketua DPRD Kabupaten Flotim , Yoseph Sani Betan mengungkapkan dalam tahun ini , ada Pemberhentian sementara anggota DPRD Flotim dari Fraksi Demokrat atas nama Yohanes L. Kolin.

Sani Betan melanjutkan, hal itu berdasarkan surat keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya dengan Nomor:Pem.171.2/76/II/2015 tertanggal 13 April 2015, yang menegaskan adanya dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2010 pasal 110 ayat 1 huruf a, yang menegaskan bahwa anggota DPRD diberhentikan sementara karena menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana umum dengan acaman penjara 5 tahun. Yoahnes L.Kolin diduga menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan dirinya sebagai anggota DPRD pada tahun 2014 dan terpilih dari partai Demokrat.

Ia menuturkan lagi, selama menjalankan status itu, anggota DPRD Yohanes L.Kolin tidak mengikuti agenda persidangan bersama anggota DPRD lainnya, sambil menunggu keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Katanya lagi, DPRD Flotim melalui Badan Musyawara (Banmus) juga menjadwalkan pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Pergantian Antar waktu (PAW) Almarum Paulus Lino Temu, dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Secara terpisah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flotim, Ernesta Katana, ketika di temui di ruang kerjanya 01 Juni 2015 menuturkan, pemberhentian sementara terhadap anggota DPRD Flotim atas nama Yohanes L.Kolin melalui surat Gubernur NTT, tidak masalah jika KPU tidak mendapat tembusan dari surat dimaksud.

Ia melanjutkan, untuk kasus PAW almarum Paulus Lino Temu sedang dalam proses berjalan. Tidak lama lagi sudah ada jadwal pelantikan. Pengganti alamrum merupkan Rofinus Bega Kabelen karena memperoleh suara terbanyak kedua dari hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu. (*polce Atakey)