DPRD Minta Kemenristek Tegas Soal Universitas PGRI NTT

Kampus PGRI NTT

Kampus PGRI NTT

Zonalinenews-Kupang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur akan bertemu dan minta ketegasan dari Kementerian Riset dan Teknologi dalam penyelesaian persoalan Universitas PGRI NTT. Hal ini dilakukan agar mahasiswa yang saat ini sedang mengikuti proses perkuliahan di Universitas PGRI NTT dapat diselamatkan. Sebab, pertikaian antara kubu Rektor, Samuel Haning dan Kubu Soleman Raja selama ini sangat meresahkan wajah pendidikan tinggi di NTT.

Demikian disampaikan Ketua Komisi IV DPRD NTT, Aleks Ena di depan belasan dosen Undana di Ruang Komisi IV DPRD NTT, Selasa 23 Juni 2015.

Dikatakan bahwa, hari Kamis 25 Juni 2015 dirinya bersama Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kasimirus Koloh diutus oleh DPRD NTT untuk bertemu langsung dengan kemetrian Riset dan teknologi sebab persoalan PGRI saat ini bukan lagi melihat kepentingan mahasiswa tapi lebih pada kepentingan individu dan kelompok.

” Saya dan Pak Kasimirus Koloh diutus oleh teman-teman di DPRD NTT untuk bertemu Menteri Riset dan Teknologi guna membicarakan persoalan Universitas PGRI, sehingga mahasiswa yang kuliah di PGRI masa depan mereka dapat diselamatkan,” kata Ena.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kasimirus Koloh yang dikonfirmasi mengatakan bahwa masalah Universitas PGRI hingga saat ini belum tuntas, sehingga perlu untuk dituntaskan. Masalah universitas PGRI merupakan masalah masyarakat NTT sehingga baik Anggota DPRD NTT, Pemerintah NTT perlu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebab, saat ini Universitas PGRI NTT, Menteri Riset dan Teknologi telah menon aktifkan User ID dari Universitas PGRI NTT.

Non aktifnya User ID yang dilakukan oleh Menristek bermaksud agar persoalan yang terjadi di internal Universitas PGRI NTT untuk segera diselesaikan. Selain itu, kemenristek juga meminta agar pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ini dihentikan. Hal itu agar polemik yang tejadi di PGRI dapat diakhiri.

“ Tugas DPRD NTT membangun koordinasi antara pihak Yayasan Pembina Lembaga pendidikan NTT dan rektorat PGRI NTT, agar ketika masyarakat menanyahkan persoalan PGRI NTT ada pertanggung jawaban dari DPRD NTT sendiri,” ungkap Koloh.

Salah satu Dosen kubuh YPLP PGRI NTT yang tidak mau namanya dipublikasikan mengatakan bahwa untuk User ID Universitas PGRI NTT saat ini berada di tangan ketua Yayasan Pembina lembaga Pendidikan NTT, Sulaiman Raja. Namun, belum bisa diaktifikan sebab, persoalan antara Sulaiman Raja dan Samuel Haning belum berakhir. Jika masalah ini sudah selesai tentunya User ID telah diaktifkan.

“ Pak Soleman Raja saat ini sedang pegang user ID tapi User ID saat ini belum dapat diaktifkan,” kata Sumber tersebut. (Paul)