Jeriko Prihatin Nasib Sepakbola Indonesia

Jeriko

Jeriko

Zonalinenews-Jakarta, Dua usulan pilihan Komisi X DPR RI menuntut Kemenpora, Imam Nahrawi untuk segera mencabut SK Nomor 01307 tertanggal 17 April 2‎015 atau merevisi SK tersebut tidak digubris Menpora. Menpora Imam Nahrawi tetap bersikukuh mempertahankan keputusannya untuk membekukan PSSI karena dinilainya telah benar.

 “Meskipun banyak sorotan publik dan DPR RI untuk memaksa saya mencabut atau merevisi SK tersebut tidak akan saya turuti untuk kebaikan sepakbola ke depannya,” ujar Imam yang hadir dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X di ruang Nusantara II DPR RI Rabu, 10 Juni 2015.

 Raker tersebut harus diskors berulang-ulang dan hingga pukul 01.00 WIB atau Kamis dini hari pun, Menpora tetap mempertahankan niatnya untuk tidak mencabut SK pembekuan PSSI tersebut. Yayuk Basuki mantan atlet nasional yang hadir pada kesempatan tersebut menyesalkan sikap Mempora yang bersih keras untuk mempertahankan niatnya. “Saya sangat menyesal dengan sikap Menpora yang tetap pada pendiriannya. Menpora tidak sadar jika diluar sana banyak masalah yang muncul dari sikapnya, mulai dari sanksi FIFA, nasib pemain yang tidak karuan atas pengakuan klubnya, tontonan masyarakat pecinta sepakbola Indonesia yang hilang, sponsor yang hengkang dalam mendukung liga sepak bola”, ujar Yayuk yang juga Anggota DPR RI.

 Jefri Riwu Kore Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat pun mengiyakan yang disampaikan oleh koleganya di DPR. “Saya sangat prihatin sikap Menpora yang tak kunjung menyelesaikan kisruh sepak bola di tanah air. Saya menduga kayaknya Menpora telah punya niat untuk membekukan PSSI sejak dulu dan tampak seperti intervensi politik yang coba ditampilkan,” ujar Jeriko.

 Ia juga menuturkan bagaimana bisa kepengurusan Lanyala sejak terpilih menjadi Ketua PSSI tanggal 16 April langsung dibekukan esok harinya. “yang bermasalahkan hanya 2 klub saja Arema dan Persebaya kenapa PSSI nya yang dibekukan,” Jeriko kepada awak media.

 Raker antara Menpora dan Komisi X DPR RI tentang persepakbolaan Indonesia akhirnya menyepakati terkait dengan upaya pembenahan tata kelola persepakbolaan nasional, Komis X mendesak Menpora untuk sesegera melakukan pertemuan dengan PSSI paling lambat 23 Juni 2015 untuk membicarakan rencana penyelenggaraan kompetisi dalam menghidupkan kembali persepakbolaan Indonesia. Kemenpora juga didesak untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk segera mengakhiri sanksi FIFA.

Ian Haba Ora juru bicara Jeriko Center yang ditemui media tentang langkah-langkah apa yang akan ditempuh Jeriko sebagai Sekretaris POKSI X Fraksi Partai Demokrat terkait SK Menpora mengatakan untuk sementara masih dalam pembicaraan di Fraksi. “Apakah akan ditempuh interpelasi dengan mengkoordinasikan terhadap fraksi lain atau menunggu realisasi kesepakatan yang dibuat dalam Komisi X DPR RI bersama Menpora RI,” ujar Ian yang juga alumni Fapet Undana Kupang.(*tim)